SATUMEDIA.ID – Neymar kembali menjadi sorotan setelah mencetak dua gol untuk Santos dalam laga melawan Vasco de Gama hari Jumat (27/2/2026) kemarin. Brace tersebut menjadi respons atas kritik tajam yang sempat diarahkan kepadanya dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menegaskan bahwa ia masih mampu tampil menentukan bagi timnya.
Pemain asal Brasil itu menyoroti cepatnya perubahan penilaian publik dalam sepak bola. Ia menilai, seorang pemain bisa dengan mudah dicap buruk, lalu kembali dipuji hanya dalam rentang waktu yang singkat.
“Pekan lalu mereka bilang saya pemain terburuk di dunia.”
Neymar juga mengakui bahwa secara performa ia merasa tampil lebih baik di pertandingan sebelumnya. Namun, menurutnya, gol tetap menjadi tolok ukur utama yang menentukan dampak seorang penyerang di atas lapangan.
“Saya rasa di pertandingan sebelumnya saya bermain lebih baik dari hari ini, tapi hari ini saya mencetak dua gol, jadi itu yang paling penting.”
Ia menegaskan kini fokus menjalani proses, menjaga kebugaran, dan terus berada dalam kondisi terbaik agar bisa membantu tim secara konsisten.
“Sepak bola memang seperti itu: satu hari kamu disebut pemain terburuk di dunia, tidak pantas bermain dan sudah habis… Besoknya kamu mencetak dua gol dan jadi yang terbaik, harus ke Piala Dunia, jadi nomor 10…”
“Saya menjalani hari demi hari, mendedikasikan diri dan berusaha tetap dalam kondisi terbaik. Saya merasa baik.”
Selebrasi tarian yang ia lakukan juga memiliki makna khusus. Neymar menyebut selebrasi itu dipersembahkan untuk Vinicius Jr, sesuai janji yang pernah mereka buat sebelumnya.
“Tarian itu untuk Vini Jr. Saya bilang kepadanya saat dia mencetak gol pertama di Portugal. Jika kamu mencetak gol di Bernabeu, lakukan selebrasi yang sama. Karena kalau saya mencetak gol, saya juga akan melakukan hal yang sama.”





