Timnas Putri Iran Jadi Sorotan di Australia di Tengah Konflik di Negaranya

Timnas putri Iran menjalani pertandingan di Australia di tengah konflik yang terjadi di negaranya. Para pemain juga sempat menjadi sorotan terkait sikap saat lagu kebangsaan.(doc AFC).**

SATUMEDIA.ID – Tim nasional putri Iran menjadi sorotan saat menjalani pertandingan di Australia di tengah situasi politik yang memanas di negara mereka. Sebelumnya, para pemain sempat memilih diam saat lagu kebangsaan diputar sebelum laga melawan Korea Selatan. Momen tersebut terjadi ketika konflik di Iran meningkat menyusul serangan udara dari Amerika Serikat dan Israel.

Belum ada penjelasan resmi mengenai perubahan sikap para pemain terkait sikap mereka saat lagu kebangsaan diputar. Namun pada Rabu, penyerang Sara Didar mengungkapkan perasaannya secara emosional, terutama terkait kondisi sulit karena harus berjauhan dengan keluarga di tengah situasi yang tidak menentu di tanah air.

Sementara itu, jurnalis Iran yang berbasis di Australia, Alireza Mohebbi, mengklaim para pemain mendapat tekanan untuk menyanyikan lagu kebangsaan serta memberi salam militer. Ia menyebut otoritas Iran bersama tim keamanan yang mendampingi skuad di Australia diduga memaksa para pemain melakukan hal tersebut.

Di sisi lain, pelatih kepala Iran, Marziyeh Jafari, menegaskan timnya tetap berusaha fokus pada sepak bola meski situasi politik membayangi. Iran sendiri telah berada di Australia sebelum konflik memanas. Namun hasil di lapangan belum berpihak kepada mereka setelah kalah 0-4 dari tuan rumah Australia, sehingga kini Iran wajib mengalahkan Filipina pada laga berikutnya jika ingin menjaga peluang lolos ke babak gugur.*

Pos terkait