SATUMEDIA.ID – Sonny Stevens menorehkan pencapaian penting dalam kariernya bersama Dewa United Banten FC. Kiper asal Belanda itu resmi melampaui 100 penampilan sejak bergabung dari OFI Crete dengan status bebas transfer tiga musim lalu, menjadikannya salah satu sosok paling konsisten di skuad Banten Warriors.
Hingga saat ini, Stevens sudah tampil dalam 104 pertandingan. Dari jumlah tersebut, ia mencatatkan 32 clean sheet meski harus kebobolan 121 gol. Statistik tersebut menunjukkan perannya yang vital di bawah mistar, terlebih di tengah perjalanan klub yang masih tergolong muda di kompetisi kasta tertinggi.
Pada musim BRI Super League kali ini, penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut tetap menjadi pilihan utama. Ia tampil dalam 32 laga dengan catatan 10 clean sheet dan 35 kali kebobolan, memperlihatkan performa yang stabil sepanjang musim. “Tentu saja ini menyenangkan. Saya belum pernah absen dalam satu pertandingan pun sejak saya tiba. Saya harap saya dapat terus melakukan ini untuk beberapa waktu lagi,” ujar Stevens dengan nada optimistis.
Kiper bernomor punggung 92 itu juga mengungkapkan kedekatannya dengan klub yang telah dibelanya selama tiga musim. Ia mengaku menikmati perjalanan bersama Dewa United dan bahkan memiliki ambisi besar untuk meraih gelar. “Klub ini masih sangat muda. Saya selalu fokus dalam setiap pertandingan, baik itu laga mudah maupun sulit. Secara ideal, saya ingin menjadi juara tiga kali,” tambahnya.
Tak hanya itu, Stevens juga mengaku nyaman berkarier di Indonesia dan tidak merindukan kampung halamannya. Ia bahkan mendorong pemain lain dari Belanda untuk mencoba pengalaman di Liga Indonesia yang dinilainya unik. “Ini liga yang fantastis. Anda bisa mengalami berbagai macam hal. Anda bermain di stadion lama dan baru, jadi itu sangat menyenangkan,” terang kiper bertinggi 194 cm tersebut.
Meski masa depannya kerap menjadi bahan spekulasi, Stevens menegaskan fokusnya tetap pada musim mendatang bersama Dewa United. Ia baru akan mempertimbangkan pulang ke Belanda setelah benar-benar mengakhiri karier profesionalnya, bahkan membuka kemungkinan pensiun bersama klub. “Saya akan mempersiapkan diri untuk tahun depan terlebih dahulu. Pada akhirnya, saya akan kembali ke Belanda ketika saya sudah selesai dengan sepak bola,” pungkasnya.*





