Perjalanan Persib dan Bobotoh oleh Dede Supriatna

Kesetiaan dan kreativitas Bobotoh pendukung setia Persib ibarat dua sisi mata uang yang sulit terpisahkan.(Darma/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Hasil imbang yang diraih Persib Bandung saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), memastikan Maung Bandung keluar sebagai juara BRI Super League 2025/2026.

Tambahan satu poin membuat Persib mengoleksi total 79 poin, sama dengan rival terdekatnya, Borneo FC, namun tetap unggul head to head dalam penentuan klasemen akhir.

Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan dominasi Persib di sepak bola nasional. Gelar juara musim ini membuat lambang Persib akan dihiasi lima bintang, bertambah satu dari sebelumnya empat bintang, sebagai simbol keberhasilan menjuarai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Menurut Wikipedia, Persib yang hari jadi tanggal 5 Januari 1919 ini, berarti di usia ke 107 tahun sudah mendapat 5 (lima) Bintang . Menurut CEO Persib Bandung , Glenn T. Sugita dan Manajer Umuh Muchtar keberhasilan Persib mendapat 4 bintang ditambahkan di atas logo klub sebagai tanda telah memenangkan 4 kali liga pada tahun musim 1994–95, 2014, 2023–24 dan 2024–25. Dan pada musim 2025-2026 bintang menjadi lima.

Keberhasilan Persib ini pada setiap pertandingan kandang tidak terlepas dari peran para Bobotoh. Tiap kali Persib main di GBLA Bandung nyaris stadion selalu penuh. Persib bukan sekadar klub, melainkan identitas dan kebanggaan masyarakat Sunda khusunya Bandung.

Dilansir dari kanal Kisah Kasih sepakbola puncak kejayaan Siliwangi (markas dulu Persib) saat menjadi juara Liga Indonesia pertama pada musim 1994/1995, sebuah momen indah bersejarah, bahkan membekas sampai jiwa Bobotoh fanatik.

Setelah terpuruk bertahun-tahun, Persib kembali bangkit pada 2014 dengan berhasil menjuarai Liga Super Indonesia (ISL). Kemenangan dramatis mengukuhkan kembali status mereka sebagai tim raksasa.

Sepuluh tahun kemudian, Pangeran Biru sebutan lain untuk Maung Bandung kembali mengulang sejarah. Bojan Hodak asal Kroasia , pelatih Persib, berhasil merengkuh gelar juara Liga 1 setelah mengakhiri penantian panjangnya. Setahun berselang, musim 2024/2025, Persib kembali mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia dan menjadikan klub pertama dalam mempertahankan gelar secara back-to-back.

Loyalitas luar biasa dari Bobotoh selalu menjadi ikon, dampaknya mereka dikenal sebagai salah satu kelompok suporter terbesar dan paling setia di Indonesia. Bahkan, mampu menciptakan atmosfer tak tertandingi.

Pemain Persib mengangkat Piala Liga 1 di di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (24/5/2025).(Dok.Persib).**

Melihat rekam jejak, dukungan fanatik, sulit untuk tidak menempatkan Persib sebagai salah satu klub paling berpengaruh di Indonesia. Dengan kedalaman skuad yang mumpuni Persib dihuni pemain asing dan lokal dengan total nilai pasar Rp 129 miliar.

Daftar skuad Persib Bandung 2025-2026 menjadi sorotan publik sepak bola nasional seiring konsistensi performa Maung Bandung di kompetisi BRI Super League musim ini. Komposisi pemain yang merata di semua lini membuat Persib menjadi salah satu kandidat kuat juara.

Dalam daftar skuad Persib Bandung 2025-2026, tim asuhan Bojan Hodak memiliki perpaduan pemain senior berpengalaman dan talenta muda potensial. Kombinasi ini dinilai menjadi kekuatan utama Persib dalam menghadapi ketatnya persaingan Liga 1.

Menariknya, daftar skuad Persib Bandung 2025-2026 juga dihuni sejumlah pemain dengan nilai pasar tinggi yang menunjukkan kualitas individu mumpuni di setiap posisi. Mulai dari penjaga gawang hingga lini depan, Persib memiliki kedalaman skuad yang kompetitif. Dengan komposisi ini, daftar skuad Persib Bandung 2025-2026 menunjukkan bahwa tim memiliki kedalaman yang merata di semua lini.

Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa sepanjang musim. Rotasi pemain dapat dilakukan tanpa mengurangi kualitas permainan, terutama saat menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik maupun internasional.

Selain itu, kehadiran pemain muda juga menjadi sinyal positif bagi masa depan klub. Persib tidak hanya fokus pada prestasi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk musim-musim berikutnya. Dengan skuad yang solid dan merata, peluang Persib Bandung untuk meraih gelar juara musim 2025/2026 ini semakin terbuka.

Dukungan Bobotoh serta strategi pelatih Bojan Hodak menjadi faktor tambahan yang memperkuat ambisi tersebut. Meski persaingan di papan atas klasemen sangat ketat, kualitas individu pemain dan kedalaman tim menjadi modal penting bagi Persib untuk tetap konsisten

Dari total 32 pemain yang didaftarkan Maung Bandung, nilai keseluruhannya mencapai Rp128,36 miliar. Angka ini tentu telah jauh  meninggalkan para pesaingnya seperti Persija Jakarta (Rp106,90 miliar) serta Dewa United (Rp104,90 miliar). Sebagai catatan, hanya tiga ini yang nilai pasarnya melebihi Rp100 miliar.

Daftar Pemain

Bobotoh berasal dari istilah bahasa Sunda yang dalam kamus R Satjadibrata (2011) memiliki makna ‘orang yang menghidupkan semangat kepada orang yang hendak berkelahi (atau binatang yang hendak diadu), atau suporter. Lantas apa yang membedakan antara Bobotoh dan Viking?

Bobotoh merupakan sebutan untuk pendukung Persib secara keseluruhan, bukan hanya pendukung yang berasal dari Bandung, namun dari seluruh dunia. Sedangkan Viking merupakan sebuah organisasi suporter yang berada di bawah bobotoh. Namun keduanya memiliki persamaan yaitu satu hati, satu bendera, dan satu tujuan yaitu mendukung Persib Bandung.

Menjadi klub sepak bola yang besar pastilah memiliki basis suporter yang loyal dan fanatik. Seperti halnya klub Real Madrid, Barcelona, Manchester United, Bayern Munich, dan yang lainnya, memiliki basis suporter fanatik yang selalu setia mendukung klub kesayangannya.

Direktur Persib, Teddy Tjahjono mengklaim bahwa jumlah suporter mereka mencapai angka 22 juta orang. Dengan jumlah ini, Persib menjadi klub yang memiliki jumlah suporter terbanyak bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di Asia. Akun resmi Persib itu pun menjelaskan bahwasanya secara singkat Viking, Bomber, Casual dan lain-lain merupakan bagian dari Bobotoh.

Namun tidak semua Bobotoh merupakan bagian dari Viking, Bomber, Casual dan lain-lain tersebut. Kisah Bobotoh Persib Bandung bukan sekadar cerita tentang kelompok pendukung sepak bola, melainkan sebuah narasi panjang yang terjalin erat dengan identitas budaya Sunda dan perjalanan klub Persib Bandung sejak era kolonial.

Bobotoh, yang dikenal sebagai suporter paling militan dan berpengaruh di Indonesia, telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat- masyarakat Sunda , dengan dukungan totalitas yang tak tergoyahkan baik di masa kejayaan maupun keterpurukan. Ribuan anggota Bobotoh selalu memadati stadion dengan warna biru khas, menciptakan atmosfer yang tak tertandingi di kompetisi nasional.

Fanatisme ini bukan lahir dari vakum, melainkan dari akar tradisi Sunda yang menghargai semangat kompetisi dan solidaritas komunal, membuat Bobotoh bukan hanya penonton, tapi bagian integral dari denyut nadi Persib.*

*Penulis Bobotoh Persib dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM

 

Pos terkait