Lisandro Martínez: Saya Sempat Ingin Berhenti Bermain Sepak Bola

Lisandro Martinez dan Messi.(instagram @fifaworldcup).**

SATUMEDIA.ID – Cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang dialami Lisandro Martínez tahun lalu ternyata sempat membuatnya kehilangan harapan. Bek Manchester United itu mengaku pernah mempertimbangkan untuk mengakhiri kariernya lebih cepat karena merasa lelah terus dihantam cedera. Setelah sebelumnya mengalami patah tulang metatarsal, Martínez menyebut cedera ACL menjadi ujian paling berat yang pernah ia rasakan sepanjang berkarier sebagai pesepak bola.

Di tengah masa-masa sulit tersebut, kelahiran putrinya menjadi titik balik yang mengubah cara pandangnya. Martínez mengaku tersentuh melihat perjuangan sang istri saat melahirkan, sehingga ia merasa tidak pantas menyerah begitu saja. Momen itu memberinya kekuatan baru untuk bangkit dan kembali berjuang menjalani proses pemulihan, meski hingga kini ia mengaku masih emosional jika mengingat beratnya perjuangan melawan cedera.

Bek asal Argentina itu juga mengungkapkan bahwa Lionel Messi menjadi sosok yang terus menginspirasinya selama menjalani rehabilitasi. Setiap kali semangatnya mulai menurun, Martínez teringat perjuangan sang kapten Timnas Argentina yang tak pernah berhenti memberikan segalanya untuk negaranya, meski telah memenangkan hampir semua gelar bergengsi di dunia sepak bola.

Bagi Martínez, Messi adalah atlet terbaik sepanjang masa, bukan hanya di sepak bola tetapi di seluruh cabang olahraga. Ia menilai dedikasi dan gairah Messi di usia 39 tahun menjadi teladan bagi generasi pemain Argentina. Karena itulah, Martínez merasa dirinya dan rekan-rekannya wajib meniru semangat tersebut dengan terus berjuang dan tidak mudah menyerah dalam situasi apa pun.*

Pos terkait