Sejarah Panjang Ahmad Jupriyanto di Persib

Bek tengah Persib, Ahmad Jufriyanto.(Instagram).**

SATUMEDIA.ID – Lebih dari satu dekade menjadi bagian dari perjalanan Persib Bandung, Achmad Jufriyanto atau Jupe telah menjelma sebagai salah satu simbol loyalitas dan totalitas pengabdian di tubuh Pangeran Biru. Kini, setelah menuntaskan kiprahnya sebagai pemain, Jupe resmi melanjutkan pengabdiannya sebagai staf pelatih tim senior Persib untuk musim 2026/2027.

Penunjukan Jupe sebagai salah satu asisten pelatih di bawah komando Igor Tolic bukan sekadar pergantian peran. Keputusan itu menjadi bentuk penghargaan atas perjalanan panjangnya bersama Persib, klub yang telah ia bela sejak 2014 dan turut mengukir berbagai pencapaian bersejarah.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan totalitas Jupe selama membela Persib menjadi alasan utama klub mempercayainya mengemban tugas baru di jajaran pelatih.

“Totalitas Bang Jupe untuk Persib tidak pernah diragukan. Selama lebih dari satu dekade, ia menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat juang yang menjadi teladan. Empat gelar juara yang berhasil dipersembahkan merupakan bukti nyata kontribusinya bagi perjalanan Persib,” ujar Adhitia dikutip dari laman Persib, Senin (13/7/2026).

Jupe pertama kali bergabung dengan Persib pada Liga Super Indonesia 2014 dan langsung menjadi bagian penting dari skuad asuhan Djadjang Nurdjaman yang mengakhiri penantian panjang Maung Bandung meraih gelar juara liga. Momen itu menjadi awal dari ikatan panjang antara Jupe dan Persib.

Meski sempat menjalani masa peminjaman bersama Kuala Lumpur FC pada 2018 dan Bhayangkara FC pada 2020, Jupe selalu kembali ke Bandung. Ia terus menjadi sosok yang dipercaya menjaga lini belakang sekaligus menjadi pemimpin di ruang ganti, hingga mengawal Persib memasuki era paling sukses dalam sejarah modern klub.

Selama berseragam Persib, Jupe ikut mempersembahkan gelar Liga Super Indonesia 2014, Piala Presiden 2015, Liga 1 2023/2024, Liga 1 2024/2025, dan Super League 2025/2026. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang mencatat sejarah tiga gelar liga secara beruntun (three-peat), sekaligus membawa Persib mengoleksi lima gelar kompetisi nasional.

Di level internasional, Jupe turut mengantarkan Persib melaju hingga babak 16 besar Piala AFC 2015 dan AFC Champions League Two 2025/2026. Sepanjang kariernya bersama Persib, ia membukukan 132 penampilan di kompetisi domestik dengan torehan tujuh gol, serta enam penampilan di kompetisi Asia dan satu gol.

Bagi Persib, kontribusi Jupe tidak hanya diukur dari jumlah pertandingan maupun trofi yang diraih. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi representasi pemain yang setia, rela berjuang dalam berbagai situasi, dan selalu menempatkan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi.

Kini, sejarah panjang tersebut memasuki babak baru. Dari lapangan hijau menuju bangku pelatih, Jupe diharapkan tetap menjadi penjaga nilai, karakter, dan budaya juara yang telah ikut dibangunnya bersama Persib selama bertahun-tahun.

“Hatur nuhun, Bang Jupe, atas setiap dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjadi pemain Persib. Kini saatnya melanjutkan perjuangan dalam peran yang baru. Kami percaya pengalaman, karakter, dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki akan menjadi energi positif bagi tim pelatih dan seluruh pemain dalam menggapai prestasi yang lebih tinggi bersama Persib,” tutup Adhitia.

Pos terkait