SATUMEDIA.ID – Penyerang bertinggi badan 196 sentimeter, Mitchell Lee Baker, resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah di Kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (13/7/2026). Kehadirannya diharapkan menjadi solusi untuk menambah kekuatan lini depan Timnas Indonesia.
Pemain kelahiran Melbourne, Australia, itu diproyeksikan masuk dalam rencana pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk memperkuat skuad Garuda menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026. Dengan postur menjulang mencapai 196 sentimeter, Mitchell dinilai memiliki karakter sebagai target man yang mampu memberikan dimensi baru dalam permainan Timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan rampungnya proses naturalisasi Mitchell merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah, DPR RI, dan PSSI.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, pimpinan DPR RI beserta Komisi X dan Komisi XIII, serta Kementerian Hukum yang telah mendukung seluruh proses hingga Mitchell resmi menjadi WNI.
“Kami di PSSI sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo, rekan-rekan pimpinan DPR, serta pimpinan dan anggota Komisi X dan XIII. Tidak lupa apresiasi khusus kepada Kementerian Hukum yakni Bapak Supratman Andi Agtas selaku Menteri Hukum dan Bapak Widodo selaku Dirjen AHU yang telah memfasilitasi proses ini dengan sangat baik. Sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan federasi ini adalah wujud nyata komitmen bersama untuk terus memajukan sepak bola Indonesia di kancah internasional,” ujar Erick Thohir dikutip dari laman PSSI, Selasa (14/7/2026).
Menurut Erick, kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di level internasional melalui penguatan kualitas skuad nasional.
Erick juga menilai Mitchell memiliki modal yang dibutuhkan seorang penyerang modern. Selain memiliki postur yang sangat ideal, pemain berusia 19 tahun itu dinilai mempunyai naluri mencetak gol yang dapat memperkaya opsi serangan Timnas Indonesia.
“Dengan postur tubuh dan insting mencetak gol yang mumpuni, Mitchell adalah tambahan yang berharga bagi lini depan kita. Pastinya, coach John Herdman sudah punya rencana untuk mengintegrasikan Mitchell ke dalam tim,” tambah Erick.
Usai mengucapkan sumpah sebagai WNI, Mitchell mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Indonesia. Ia menyebut momen tersebut sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya, terutama keluarga dari garis keturunan sang ibu yang berasal dari Yogyakarta dan Semarang.
“Saya sangat senang sekali. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya dan keluarga saya, termasuk keluarga saya yang ada di Indonesia. Saya benar-benar bahagia dan sudah tidak sabar untuk segera bermain untuk Indonesia,” ungkap Mitchell.
Mitchell mengatakan dirinya tidak sabar untuk segera mengenakan seragam Timnas Indonesia dan memberikan kontribusi terbaik bagi skuad Garuda.
Mitchell lahir pada 11 Desember 2006 di Melbourne, Australia. Karier sepak bolanya dimulai di Hong Kong Football Club sebelum berlanjut ke Northcote City dan Melbourne Victory di Australia. Ia kemudian melanjutkan pengembangan karier di Amerika Serikat bersama Black Rock FC dan Georgetown University.
Pada awal 2026, namanya terpilih melalui MLS SuperDraft dan dijadwalkan bergabung dengan klub Major League Soccer, Colorado Rapids, pada akhir tahun ini.*





