SATUMEDIA.ID – Persib Bandung resmi berpisah dengan bek asal Irak, Frans Putros, setelah kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan dalam negosiasi perpanjangan kontrak. Putros dipastikan tidak akan memperkuat Maung Bandung pada kompetisi Super League musim 2026/2027.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan Persib sebenarnya ingin mempertahankan Putros. Manajemen telah membuka pembicaraan dengan pemain tersebut sesuai rekomendasi tim pelatih, tetapi proses negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan baru.
“Sejak masa kontraknya berakhir, kami telah melakukan negosiasi ulang dengan pihak Putros. Namun, hingga proses tersebut selesai, kesepakatan baru belum dapat tercapai. Dengan penuh rasa hormat, Persib dan Frans Putros sepakat untuk mengakhiri kebersamaan ini,” kata Adhitia dikutip dari laman Persib, Kamis (16/7/2026).
Putros bergabung dengan Persib menjelang bergulirnya Super League 2025/2026 dan langsung menjadi salah satu pilar di lini belakang. Selama semusim membela Maung Bandung, ia berperan mengantarkan Persib meraih gelar juara Super League 2025/2026 sekaligus mencatatkan sejarah sebagai juara liga secara beruntun.
Bek tim nasional Irak itu juga kembali dipanggil memperkuat negaranya pada putaran final Piala Dunia FIFA 2026. Persib menilai pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemain maupun klub.
Sepanjang musim lalu, Putros mencatatkan 28 penampilan dari total 34 laga Persib di Super League dan menyumbang satu gol. Selain kontribusi secara statistik, ia juga dinilai memberikan pengaruh besar lewat pengalaman, kepemimpinan, dan profesionalismenya di dalam tim.
“Hatur nuhun, Frans Putros. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Peran Anda akan selalu menjadi bagian dari perjalanan bersejarah klub dalam meraih gelar juara Super League 2025/2026. Kami mendoakan semoga sukses selalu menyertai perjalanan karier dan kehidupan Anda di masa yang akan datang,” ujar Adhitia.*





