SATUMEDIA.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan dukungan penuh kepada Mayor Jenderal Khiev Sameth untuk kembali menjabat sebagai Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) periode 2026-2031.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, kepemimpinan Khiev Sameth dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus mendorong kemajuan sepak bola Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, PSSI memandang keberlanjutan kepemimpinan di AFF menjadi aspek penting untuk menjaga momentum perkembangan sepak bola kawasan.
Menurut Erick, di bawah kepemimpinan Khiev Sameth, AFF berhasil mempererat kerja sama antarasosiasi anggota serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi regional. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Asia Tenggara untuk terus berkembang di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap sepak bola kawasan.
Erick juga menilai hubungan AFF dengan PSSI semakin erat. Hal itu ditandai dengan kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai tuan rumah sejumlah turnamen resmi AFF dalam tiga tahun terakhir.
Indonesia tercatat menjadi penyelenggara ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Women’s Championship 2025, serta ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025.
Kepercayaan tersebut, kata Erick, merupakan hasil dari transformasi yang dilakukan PSSI dalam memperbaiki tata kelola organisasi, penyelenggaraan kompetisi, hingga kesiapan menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional.
Khiev Sameth sendiri mulai memimpin AFF sejak 2019 dan kembali terpilih tanpa lawan pada Kongres AFF 2022 untuk masa jabatan hingga 2026. Dengan rekam jejak tersebut, ia dinilai layak melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya.
Selain itu, Erick menilai stabilitas kepemimpinan AFF dibutuhkan untuk menyambut semakin banyaknya agenda FIFA di kawasan Asia Tenggara. Menurut dia, kepercayaan FIFA kepada negara-negara ASEAN terus meningkat, termasuk melalui penyelenggaraan FIFA U-17 World Cup 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia, FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina, serta rencana Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
PSSI, lanjut Erick, akan terus memperkuat kolaborasi dengan AFF dan seluruh federasi anggota agar sepak bola Asia Tenggara semakin profesional, kompetitif, serta memiliki posisi yang lebih kuat di kancah internasional. Dukungan kepada Khiev Sameth merupakan bagian dari komitmen tersebut.*





