Kalah 0-4, Debut Jefri Wibowo Tetap Punya Cerita Istimewa

Jefri Wibowo, kiper Isenmulang Kalteng FC.(doc Ileague).**

SATUMEDIA.ID – Kekalahan telak 0-4 dari Arema FC memang menjadi awal yang berat bagi Isenmulang Kalteng FC di BRI Super League 2026/27. Namun, di balik hasil tersebut, terselip cerita emosional dari Jefri Wibowo. Pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (3/9), menjadi momen yang tak akan mudah dilupakan pemain tersebut karena untuk pertama kalinya ia merasakan langsung kerasnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Bagi Jefri, debut tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi. Ada sosok kedua orang tuanya yang membuat momen tersebut terasa jauh lebih spesial. Sang ibu, ayah, dan adiknya hadir langsung di stadion untuk menyaksikan perjuangannya. Kesempatan tampil di level tertinggi sekaligus menjadi jawaban atas impian yang selama ini diharapkan oleh keluarganya. “Guru terbaik adalah pengalaman. Setiap orang mempunyai mimpi masing-masing. Alhamdulillah, ibu, bapak, dan adik bisa menonton langsung di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Mimpi yang dulu orang tua impikan akhirnya terwujud,” tulis Jefri.

Meski debutnya tidak berakhir dengan kemenangan, Jefri memilih melihat pertandingan tersebut dari sisi yang berbeda. Kekalahan menjadi pengalaman berharga sekaligus bahan bakar untuk memperbaiki diri. Pemain Isenmulang itu menyadari perjalanan di kompetisi musim ini masih panjang sehingga satu hasil buruk tidak boleh membuatnya kehilangan motivasi.

Jefri pun sudah menatap tantangan berikutnya dengan penuh keyakinan. Ia ingin menjadikan pengalaman debut tersebut sebagai pijakan untuk terus berkembang dan membantu Isenmulang meraih hasil lebih baik. “Selanjutnya kita wujudkan impian-impian berikutnya, bismillah. Coba lagi, lagi, dan lagi,” tulisnya penuh optimisme. Kini, Jefri dan Isenmulang harus segera bangkit demi mengejar poin pada pertandingan-pertandingan berikutnya di BRI Super League 2026/27.*

Pos terkait