PSGC Ciamis Gagal Curi Poin, Herkis Bidik Kebangkitan Lawan PSMS

Herry Kiswanto, pelatih PSGC Ciamis.(doc Ileague).**

SATUMEDIA.ID – PSGC Ciamis tak ingin berlama-lama larut dalam kekecewaan setelah menelan kekalahan 1-2 dari Persiraja Banda Aceh pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/27. Pelatih Herry Kiswanto langsung menyoroti sejumlah kelemahan yang harus dibenahi, terutama komunikasi dan koordinasi pemain di lini belakang. Menurutnya, kelengahan pada momen krusial menjadi faktor yang membuat Laskar Galuh gagal membawa pulang poin dari markas lawan.

Bermain di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (24/10) malam, PSGC sempat kesulitan setelah Persiraja mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat. Martin Chaves membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-46, sebelum Ilham Udin Armaiyn menggandakan skor lima menit kemudian. PSGC sempat memperkecil ketertinggalan lewat Ezechiel Ndouassel pada menit ke-60, tetapi gol tersebut belum cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.

Herry Kiswanto, yang akrab disapa Herkis, sebenarnya menilai anak asuhnya sudah memperlihatkan permainan yang cukup menjanjikan. Namun, hilangnya fokus membuat kerja keras tim tidak berbuah hasil maksimal. Ia bahkan menilai gol-gol Persiraja lebih banyak lahir akibat kesalahan PSGC sendiri ketimbang rangkaian serangan yang benar-benar dibangun lawan. Komunikasi antarpemain pun menjadi perhatian utama, khususnya saat mengantisipasi situasi yang berujung pada gol pertama.

Kekalahan ini menjadi alarm bagi PSGC sebelum menjalani pertandingan berikutnya melawan PSMS Medan di kandang sendiri. Herkis memastikan tim pelatih akan mengevaluasi penampilan para pemain agar kesalahan serupa tidak kembali terulang. Dengan memperbaiki konsentrasi, komunikasi, dan kedisiplinan pertahanan, PSGC berharap bisa bangkit serta menunjukkan performa yang lebih solid di hadapan pendukungnya.*

Pos terkait