SATUMEDIA.ID – Asep Dedi Setiawan terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2025-2029 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Batujajar, Kamis (30/1/2025).
Bagi Asep Dedi yang akrab dipanggil Kang Ucok ini, menjadikannya 4 kali secara beruntun memimpin FORKI KBB sejak 2008. Pada Muscab ke 4 dengan agenda pemilihan Ketua FORKI KBB, hanya ada calon tunggal.
Muscab FORKI KBB dihadiri para pemegang hak suara yaitu, enam ketua perguruan yang memiliki hak suara, yakni KKI, BKC, KEI SHIN KAN, GOKASI, GOJU, dan INKANAS.
“Tadinya saya berniat tak mencalonkan diri lagi. Tujuannya memberi kesempatan kepada yang lain dan regenerasi, namun semua perguruan yang memiliki suara mendorong saya untuk kembali memimpin FORKI KBB,” kata Kang Ucok usai Muscab.
Setelah terpilih untuk periode keempatnya, ia akan melanjutkan program kerja yang sudah berjalan pada masa kepemimpinan sebelumnya. Termasuk tetap bersinergi dengan Pemkab Bandung Barat.
“Kami harus bersinergi dengan Pemkab Bandung Barat dalam memajukan organisasi dan membina atlet. Harmonisasi perlu dijaga dengan bupati dan wakil bupati terpilih,” tandasnya.
Ia berharap, ke depan hubungan KONI KBB selaku induk cabang olahraga (cabor) dengan Pemkab Bandung Barat akan terbangun lebih baik. Dengan demikian anggaran ke cabor akan lebih diperhatikan lagi.
“Saya tidak mau pengalaman Porprov 2022 terulang kembali. Minim dukungan anggaran yang membuat cabor nombok hingga 80%,” keluhnya.
Akibat minimnya anggaran, di Porprov Jabar 2022 atlet karate KBB raihan medali medali turun drastis dengan menyabet 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Sementara pada Porprov 2014 berhasil meraih 4 emas, kemudian di tahun 2018 meraih 4 perak dan 4 perunggu. Lalu di PON Papua dan PON Sumut berhasil menyumbang emas bagi kontingen Jabar.
“Kami optimistis dengan 23 atlet yang tengah kami bina, pada Porprov 2026 paling tidak bisa kembali meraih 4 emas,” tukasnya.*
