SATUMEDIA.ID – Film biografi “Michael” akhirnya mulai mendapat penilaian awal dari para kritikus setelah diputar dalam premiere terbatas jelang perilisan resminya. Namun, respons yang muncul belum sepenuhnya memuaskan. Film yang mengangkat kisah hidup sang King of Pop ini justru menuai sejumlah catatan dari para pengamat film, meski kini telah resmi tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia.
Dibintangi Jaafar Jackson keponakan Michael Jackson sekaligus putra Jermaine Jackson film ini sempat digadang-gadang mampu menghadirkan potret mendalam tentang perjalanan hidup sang legenda. Sayangnya, skor awal di Rotten Tomatoes menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan. Film ini sempat debut di angka 27 persen dan kemudian naik tipis ke kisaran 35 persen dari lebih dari 100 ulasan kritikus.
Sejumlah kritik menyoroti pendekatan film yang dinilai terlalu bermain aman. “Michael” memang sukses menghidupkan kembali momen-momen musikal ikonik yang menjadi kekuatan utama sang legenda, namun dianggap kurang berani mengulik sisi personal yang lebih kompleks. Liz Shannon Miller dari Consequence bahkan menyebut film ini terasa enggan menyelami karakter utama secara mendalam, sehingga lebih terasa seperti rangkaian pertunjukan hits dibandingkan biografi yang utuh.
Di sisi lain, respons publik justru menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satunya datang dari musisi Indonesia, Melly Goeslaw, yang mengaku sangat menikmati film tersebut. Dalam unggahan media sosialnya lewat akun instagram @melly_goeslaw, ia menyebut film ini tetap terasa menghibur terlepas dari penilaian kritikus. Melly bahkan menggambarkan pengalaman menonton yang begitu hidup, hingga membuat penonton ikut bergerak, bernyanyi, dan bertepuk tangan layaknya sedang berada di konser. Hal ini mempertegas bahwa sambutan penonton bisa saja berbeda dengan penilaian para kritikus.*





