Wabup Bandung Barat Asep Ismail Gandeng Badan Geologi Kaji Pergerakan Tanah di Situwangi

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail.(Instagram).**

SATUMEDIA.ID – Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Ismail mengatakan, pihaknya akan melibatkan Badan Geologi untuk meneliti kondisi lokasi pergerakan tanah di Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas.

“Kami akan berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk mengkaji kondisi lokasi pergerakan tanah di Situwangi. Apakah masih layak dijadikan lokasi hunian atau mesti direlokasi,” kata Asep Ismail di Mapolres Cimahi, Senin (17/3/2025).

Ia mengungkapkan, kejadian pergerakan tanah di Situwangi bukan kejadian pertama. Sudah tiga kali melanda daerah tersebut, yaitu 2013, 2024, dan 2025.

Pergerakan tanah di lokasi tersebut sudah terjadi pada tahun 2013. Kemudian 2024, dan terakhir 2025 kemari,” ungkapnya.

Asep menambahkan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan dinas terkait untuk membahas nasib 30 rumah warga Cihampelas yang terdampak pergerakan tanah.

“Bisa jadi opsi merelokasi terhadap warga yang terdampak pergerakan tanah. Opsi-opsi penanganan akan diputuskan setelah rapat koordinasi dengan dinas terkait serta memperhatikan pertimbangan kajian Badan Geologi,” tandasnya.

Ia mengaku sudah melihat langsung lokasi pergerakan tanah di Situwangi. Puluhan rumah rusak akibat bencana alam tersebut.

“Saya memantau langsung kondisi di lokasi bencana sampai jam 12 malam, sangat merasakan keadaan masyarakat yang terimbas pergerakan tanah ini,” kata Asep.

Diketahui bencana pergerakan tanah merusak 30 rumah, terdiri dari 10 rumah mengalami rusak ringan, 10 rusak sedang, dan 10 rumah rusak berat.

Selain rumah, pergerakan tanah juga merusak satu bangunan PAUD. Awalnya, hanya dua rumah yang terdampak pergerakan tanah, namun kini terus meluas hingga rumah-rumah warga mengalami retak ringan hingga ekstrem dengan lebar di mencapai 7 centimeter.*

 

Pos terkait