BPBD Kota Cimahi Hanya Miliki 10 Petugas Tanggap Darurat Bencana

BPBD Kota Cimahi.

SATUMEDIA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi kekurangan personel operasional tanggap darurat bencana. Saat ini hanya memiliki 10 orang petugas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan menyebut, total petugas yang dimiliki BPBD Kota Cimahi sebanyak 36 orang, termasuk personel tanggap darurat.

Padahal, berdasarkan kajian yang dilakukan Inspektorat, idealnya Kota Cimahi membutuhkan sedikitnya 30 petugas tanggap darurat. Terbagi 3 regu, 1 regu 10 orang.

“Perhitungan kebutuhan 30 personel tanggap darurat tersebut didasarkan pada pembagian kerja tiga regu dimana masing-masing terdiri dari 10 orang. Sementara yang ada saat ini, jumlah 36 orang itu termasuk bagian administrasi. Namun untuk penanganan bencana, yang petugas asli itu sekitar 10 orang,” kata Fithriandy, belum lama ini.

Ia menambahkan, itu pun dibantu dengan 4 orang atau 5 orang termasuk dirinya dalam pelaksanaan tanggap bencana.

Kondisi tersebut menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah, mengingat Kota Cimahi termasuk wilayah rawan bencana, seperti banjir dan angin kencang.

“Minimnya sumber daya manusia di tengah upaya menjaga ketersediaan logistik menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan menjelang puncak musim hujan,” tuturnya.

Di sisi lain, BPBD Kota Cimahi saat tengah melakukan pengadaan logistik untuk kebutuhan tanggap darurat bencana alam.

Fithriandy menyebut, persediaan buffer stock atau stok wajib penanganan bencana yang terdiri dari permakanan, sandang, dan perlengkapan lainnya kini sedang dalam proses pengadaan.

“Untuk tanggap bencana alam sekarang, posisinya karena masih dari tahun lalu, buffer stock itu persediaan wajib yang harus disediakan pada saat akhir anggaran, yaitu 20 persen,” sebutnya.

 

Pos terkait