SATUMEDIA.ID – Penghormatan terhadap guru semakin terkikis. Kini, guru tidak lagi dianggap sebagai sosok yang dihormati dan disegani seperti dulu.
Kondisi ini mengundang keprihatinan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rustiyana.
“Salah satu misi saya selaku Ketua PGRI KBB adalah mengembalikan martabat guru sesuai porsinya,” kata Rustiyana, Senin (16/6/2025).
Ia mencontohkan, ada beberapa kasus guru di sejumlah daerah mendapat perlakukan tak sepantasnya dari muridnya. Bahkan ada yang dilaporkan ke ranah hukum oleh orang tua murid karena tidak terima penerapan disiplin pada anaknya.
“Bukan hanya itu, guru yang memiliki inovasi tidak mendapat apresiasi. Oleh karena itulah, kami mencoba mengembalikan harkat dan martabat guru sesuai porsinya.Guru jadi tokoh digugu dan ditiru. Jangan ada kasus di daerah lain, siswa memarahi guru terjadi di KBB,” tandasnya.
Sesuai misinya, kata Rustiyana, PGRI KBB bertekad meningkatkan status guru dalam masyarakat, meningkatkan kesejahteraan guru, dan memberikan pengakuan atas jasa-jasa guru.
Pada periode kepemimpinannya 2025-2030, lanjut Rustiyana, misi lain yang diembannya
membangun persatuan dan solidaritas guru, memperkuat persatuan guru, meningkatkan kerjasama, dan membangun solidaritas di antara anggota PGRI.
Selanjutnya, meningkatkan profesionalisme guru, memberikan pelatihan, pengembangan, dan dukungan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka.
Selain itu, mengayomi dan memotivasi anggota, memberikan perlindungan, dukungan, dan motivasi bagi anggota PGRI dalam menghadapi tantangan dan kesulitan dalam pekerjaan.
“Menjamin hak dan kewajiban guru, menegakkan hak-hak guru, melindungi dari tindakan yang merugikan, dan memastikan kewajiban guru terpenuhi,” sebutnya.
Rustiyana menambahkan, misi lainnya
mewujudkan organisasi yang bermartabat dengan membangun PGRI sebagai organisasi yang kredibel, profesional, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pendidikan.
Dikatakannya, meningkatkan kesejahteraan anggota menjadi salah satu misi kepengurusan PGRI periode 2025-2030.
“Kami juga menargetkan anggota PGRI bertambah. Sekarang yang aktif 8.000 anggota dari total 18 guru di KBB. Saat ini masih didominasi guru SD, ke depan guru SMP dan SMA akan semakin banyak yang bergabung. PGRI akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, baik secara ekonomi maupun non-ekonom,” tandasnya.*

