Longsor Tebing di Lembang Tewaskan Seorang Warga yang Tengah Tidur

Warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah di Kampung Cisalasih RT 01/RW 05, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (6/7/2025). (Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Tebing setinggi 7 meter di Kampung Cisalasih RT 01/RW 05, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalaminya longsor pada Sabtu (5/7/2025) sekitar pukul 18.15 WIB.

Material longsor menimpa sebuah rumah yang berada di bawah tebing. Akibat kejadian itu, tidak hanya merusak rumah tapi juga menyebabkan pemilik rumah Andri (20) meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian, korban sedang beristirahat di kamarnya. Namun saat hujan deras turun,, tiba-tiba tebing setinggi 7 meter yang berada di belakang kamar longsor.

Diduga korban tengah tertidur pulas sehingga tak sempat menyelamatkan diri. Tetangga yang mengetahui kejadian segera meminta tolong.

Salah seorang kerabat korban, Iyan (24) mengatakan, sebelum kejadian Andri sempat makan di rumahnya. Setelah beres minta untuk pulang ke rumahnya.

“Istri bilang, korban sempat makan di rumah. Kemudian pamit pulang ke rumahnya yang memang berdekatan. Di rumah itu memang Andri sendirian,” kata Iyan, Minggu (6/7/2025).

Ia menyebut akibat peristiwa itu ada tiga keluarga yang sekarang memilih mengungsi karena khawatir terjadi longsor susulan.

“Saya juga mengungsi takut kejadian lagi. Tadi kami kerja bakti memangkas tebing yang rawan longsor,” tukasnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Meidi mengatakan, longsor dipicu hujan deras yang terjadi sejak Sabtu sore hingga malam.

“Ada satu korban meninggal dunia atas nama Andri. Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah keluarganya. Kami juga sudah memberikan bantuan logistik ke pihak keluarga terdampak,” kata Meidi.

Ia menambahkan, dari hasil asesmen pihaknya di lapangan, longsor terjadi akibat tebing tanah di sekitar lokasi kejadian labil dan memiliki kemiringan ekstrem.

Menurutnya, hujan deras yang turun sejak sore hari membuat tebing tergerus air hingga akhirnya longsor. Material longsor selain menimpa rumah juga jalan.

Meidi mengatakan , BPBD telah melakukan asesmenl dan kaji cepat ke lokasi. Serta bersama aparat kewilayahan setempat, kepala desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, pengurus RT, RW, dan relawan kebencanaan membersihkan material longsor yang menutup jalaaq pembersihan jalan raya dan pengalihan arus kendaraan ke jalan yang aman,” ucapnya.

Meidi meminta warga di sekitar lokasi kejadian agar tetap waspada mengantisipasi longsor susulan. Mengingat lokasi tebing yang longsor masih labil dan hujan masih turun hingga Minggu pagi.

“Kami tak henti terus mengingatkan warga agar tetap waspada, mengingat  kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi,” pungkasnya.*

Pos terkait