SATUMEDIA – Banjir bandang yang menerjang Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebabkan 64 kepala keluarga (KK) terdampak.
Berdasarkan data BPBD KBB tercatat 12 rumah, masjid, madrasah, Pondok Pesantren Pusaka Baru, dan sawah terendam banjir. Selain itu, terjadi pula longsor yang menimpa 6 rumah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana di Sirnagalih, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) KBBsigap membantu pembersihan Pondok Pesantren Pusaka Baru di Kampung Joglo.
Anggota AMPI gotong-royong membersihkan endapan lumpur imbas bencana banjir bandang menerjang bantaran Sungai Cijambu pada Minggu (24/3/2024) malam.
Ketua AMPI KBB, Edi Rusyandi menerangkan, puluhan anggota sigap turun ke lapangan setelah mengetahui 6 desa di Kecamatan Cipongkor dan Rongga terdampak bencana.
Salah satunya Pondok Pesantren Pusaka Baru, saat banjir menerjang ketinggian air naik hingga 150 centimeter. Bangunan pondok dan masjid tempat santri menuntut ilmu menyisakan lumpur tebal.
“Kami segera turun dalam upaya pemulihan bencana, salah satunya di Pusaka Baru ini kami membersihkan lumpur agar bisa segera digunakan,”ungkap Edi, Rabu (27/3/2024).
Selain turun langsung membantu warga di lokasi terdampak, AMPI KBB juga membantu pengadaan kebutuhan di pengungsian. Menginventarisir kebutuhan darurat seperti makanan, pakaian dan kebutuhan balita serta lansia.
“Ini bagian dari upaya kedaruratan agar bencana segera pulih dan aktifitas masyarakat kembali normal,” kata Edi yang juga menjabat anggota DPRD Provinsi Jabar ini.*