Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Bupati Jeje Ritchie Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.(Istagram).**

SATUMEDIA.ID – Aktivitas Sesar Lembang mengalami peningkatan dalam kurun waktu Juni, Juli, Agustus 2025. Tercatat telah lima kali terjadi gempa bumi  akibat peningkatan aktivitas seismik Sesar Lembang.

Peningkatan aktivitas Sesar Lembang mendapat perhatian Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Diketahui, sesar aktif yang memiliki panjang 29 kilometer itu, membentang di wilayah Bandung Barat.

Bupati Jeje mengingatkan kepada masyarakat yang berada di kawasan Sesar Lembang agar meningkatkan kewaspadaan, dan siap siaga terhadap potensi gempa bumi.

“Saya mengingatkan kepada seluruh warga
agar selalu berhati-hati, waspada, dan siap siaga terutama  yang berada di sekitar Sesar Lembang, karena akhir-akhir ini aktivitas Sesar Lembang kembali menunjukkan pergerakan. Mari saling menguatkan,  agar masyarakat Bandung Barat tetap aman dan terlindungi,” kata Bupati Jeje  pada acara Gerakan Pangan Murah Amanah di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kamis (21/8/2025).

Mengacu pada catatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dikutip pada 2011, di sekitar Sesar Lembang pernah terjadi gempa dasyat, yaitu sekitar 2000 tahun lalu dengan kekuatan 6,9 skala richter, dan 500 tahun lalu dengan kekuatan 6,7 skala richter.

Diberitakan sebelumnya, gempa yang bersumber dari Sesar Lembang, terakhir, terjadi pada Rabu (20/8/2025) siang. Berdasarkan data dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, kekuatan gempa tercatat magnitudo (M) 1,7.

Dari beberapa kali kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, namun tidak semua warga merasakan guncangan.

Berdasarkan data BPBD KBB, di Kecamatan Lembang ada tujuh kecamatan yang berpotensi terdampak yaitu Desa Cikahuripan, Desa Kayu Ambon, Desa Pagerwangi, Desa Langensari, Desa Mekarsari, Desa Cibodas, dan Desa Suntenjaya.

Di Kecamatan Cisarua, ada lima desa yaitu  Pasirhalang, Pasirlangu,  Tugumukti,  Padaasih, dan Desa Jambudipa.

Selanjutnya, untuk Kecamatan Parongpong, meliputi Desa Karyawangi, Desa Cihanjuang Rahayu dan Desa Cihideung.

Sementara di Ngamprah meliputi  Desa Cimanggu, Desa Sukatani, Desa Ngamprah, Desa Bojongkoneng dan Desa Mekarsari.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut jika Sesar Lembang aktif, maka patahan tersebut berpotensi mengakibatkan gempa berkekuatan 6-7 Magnitudo.*

Pos terkait