Bandung Great Sale 2025 Libatkan 21 Pusat Perbelanjaan

Bandung Great Sale 2025 melibatkan 21 pusat perbelanjaan dan 549 tenant yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Bandung.(Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID -Bandung Great Sale 2025 secara resmi sudah dibuka pada 28 Agustus 2025 di Festival Citylink. Dijadwalkan akan berlangsung sampai 7 September.

Bandung Great Sale 2025 melibatkan 21 pusat perbelanjaan dan 549 tenant yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Bandung.

Tenant-tenant tersebut menawarkan promo-promo menarik, termasuk program “Crazy Sale” yang memberikan diskon besar dalam waktu terbatas.

Tak hanya itu, 72 toko swalayan, 85 pelaku UKM/IKM melalui program Bandung Explorer, hingga hotel, restoran, distro, dan tenant elektronik turut ambil bagian dalam meramaikan acara ini.

Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai hiburan menarik, seperti pertunjukan musik, fashion show, lomba kreatif, hingga atraksi seni yang membuat suasana semakin meriah.

Konvoi pembukaan dari Pendopo Kota Bandung yang melibatkan komunitas seni dan otomotif berhasil mencuri perhatian warga, menandai dimulainya rangkaian acara spektakuler ini.

Selain menjadi ajang belanja hemat, Bandung Great Sale juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Kehadiran tenant dari berbagai kategori, mulai dari toko furnitur hingga klinik kecantikan, memberikan variasi pilihan kepada pengunjung sekaligus memperkuat jaringan bisnis di Kota Bandung.

Bagi para pengunjung, Bandung Great Sale bukan sekadar tempat belanja, melainkan ruang untuk merasakan kemeriahan Kota Bandung dalam suasana yang penuh kehangatan.

Bagi para tenant, acara ini adalah panggung untuk menunjukkan kreativitas dan kualitas produk mereka kepada khalayak luas. Selain itu, Bandung Great Sale menjadi momentum emas untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Kang Edo, pemilik brand Tjap Jadoel menyampaikan, antusiasmenya terhadap acara ini.

“Bandung Great Sale ini sangat bagus, terutama untuk menyambut hari jadi Kota Bandung. Semoga event seperti ini bisa digelar setiap dua atau tiga bulan di berbagai lokasi seperti mal atau tempat wisata lainnya karena sangat membantu pelaku usaha lokal seperti kami,” katanya

“Ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha,” sambung Kang Edo.*

Pos terkait