Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail Geser 14 Pejabat Eselon 2, Kosongkan 5 Dinas Strategis

Bupati Jeje Ritchie Ismail melantik 14 pejabat eselon 2  di Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (11/9/2025). (Dok. Prokompim KBB).**

SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melakukan pergeseran besar-besaran jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau pejabat eselon 2. Tak tanggung-tanggung ada 14 pejabat yang digeser dari posisinya sekarang.

Para pejabat yang mengalami pergeseran dilantik oleh Bupati Jeje Ritchie Ismail di Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (11/9/2025).

Dihadiri Sekda KBB Ade Zakir, unsur pimpinan DPRD KBB, dan Forkompinda. Namun ada satu pejabat yang tidak mengikut pelantikan, yaitu Tony Prihantoro. Ia berhalangan hadir karena sedang menjalani operasi.

Namun, imbas dari pergeseran 14 pejabat itu menyebabkan lima jabatan di dinas strategis menjadi kosong. Kelima dinas yang kosong adalah jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Penanaman Modal
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP), dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)

Bupati Jeje Ritchie Ismail mengatakan,
pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Uji Kompetensi dan
Evaluasi Kinerja JPTP Tahun 2025 serta pelaksanaan amar Putusan Pengadilan
Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung Nomor 180/G/2024/PTUN.BDG yang
mengabulkan gugatan atas mutasi jabatan salah satu pejabat sebelumnya.

Jeje menyebut, dasar pelaksanaan rotasi/mutasi tersebut terbagi menjadi tiga
kategori, yaitu pertama, satu orang JPTP dimutasi sebagai tindak lanjut melaksanakan Putusan PTUN Bandung Nomor 180/G/2024/PTUN.BDG.

Kedua, ada tiga orang JPTP dimutasi berdasarkan hasil evaluasi kinerja, yang
menekankan capaian kinerja dan perilaku kerja. Ketiga JPTP ini merupakan
pejabat yang telah menduduki jabatannya lebih dari lima tahun, sehingga
rotasi dilakukan untuk penyegaran organisasi sekaligus peningkatan
efektivitas kinerja perangkat daerah.

“Dan yang ketiga, ada 10 orang JPTP dimutasi berdasarkan hasil Uji Kompetensi. Meskipun sebagian di antaranya belum genap 2 tahun menduduki jabatan, mutasi
tetap dapat dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor
19 Tahun 2023, yang memperbolehkan rotasi jabatan dengan pertimbangan kinerja, kebutuhan organisasi, dan percepatan pencapaian
target pembangunan,” papar Jeje.

Ia menegaskan bahwa rotasi dan
pelantikan ini sepenuhnya berlandaskan regulasi, dan rekomendasi Badan
Kepegawaian Negara (BKN). Dengan demikian, pelaksanaan pelantikan tidak
hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga menjamin kepastian dalam tata kelola kepegawaian.

“Saya berharap kepada para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan integritas, dedikasi, serta inovasi dalam menjalankan tugas. Rotasi dan pelantikan ini merupakan amanah besar untuk memperkuat birokrasi yang profesional dan melayani,” tandasnya.

Bupati juga meminta kepada para pejabat dapat segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru, mendorong percepatan program prioritas daerah, serta membangun sinergi lintas perangkat daerah. Dengan demikian, pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan berkualitas.

“Sehingga tujuan mewujudkan Bandung
Barat yang Amanah dapat terwujud.
Dengan pelantikan 14 pejabat pimpinan tinggi pratama ini, Bandung Barat semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” tukasnya.

Daftar 14 Pejabat yang mengalami pergeseran jabatan:

1. Drs. Meidi, M.Si – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik

2. Drs. Hasanuddin, M.Si – Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan

3. Duddy Prabowo, S.Sos., M.M – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

4. Rini Sartika, S.Sos., M.Si – Asisten Administrasi Umum

5. Ahmad Fauzan Azima, S.Sos., MH – Asisten Perekonomian dan Pembangunan

6. Ricky Riyadi, S.Sos – Sekretaris DPRD

7. Mochamad Ridwan Evi, BE, S.Sos., M.M – Kepala Dinas Perhubungan

8. Yoppie Indrawan Iskandar, SE – Kepala Dinas Tenaga Kerja

9. Akhmad Panji Hernawan, SH., M.Si – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

10. Drs. Tony Prihantoro, M.T – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

11. Drs. Rony Rudyana – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik

12. Asep Dendih, S.Pd., M.M – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

13. Drs. Asep Sehabudin – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

14. Dr. Ridwan Abdullah Putra, Sp.OG – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.*

 

Pos terkait