SATUMEDIA.ID – Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Dadang Supriatna menyoroti kebutuhan infrastruktur transportasi di Kabupaten Bandung.
“Kabupaten Bandung menerima tujuh juta wisatawan per tahun, sehingga terjadi kemacetan. Karena itu dibutuhkan akses baru, seperti pembangunan jalan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan serta transportasi modern seperti kereta gantung,” kata Dadang Supriatna yang juga Bupati Bandung ini pada Grand Opening Podcast APKASI bertajuk “Suara Pemimpin Daerah untuk Indonesia” di Studio Helmy Yahya, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2025).
Diketahui, pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan yang disingkat SoCiPa bertujuan untuk meningkatkan akses ke kawasan wisata dan ekonomi seperti Ciwidey dan Pangalengan.
Proyek ini, wacananya sudah digaungkan sejak 2022 dengan perkiraan biaya sekitar Rp 6 triliun. Tol ini terhubung dengan Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja).
“Keberadaan Tol SoCiPa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan industri di Bandung Selatan, serta memperlancar akses ke kawasan wisata Ciwidey dan Pangalengan,” kata Kang DS panggilan akrab bupati beberapa waktu lalu.
Sementara itu, podcast yang dipandu Helmy Yahya ini menghadirkan Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, Sekjen APKASI sekaligus Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, serta Wakil Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Pati, H. Sudewo.
Diskusi menyoroti sinergi antar kabupaten melalui APKASI sebagai wadah kolaborasi dan promosi potensi daerah. Topik lain adalah peluang ekspor komoditas unggulan, tantangan industrialisasi, serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai target pemerintah pusat mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menegaskan pentingnya industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah. “Selama ini produk kabupaten hanya dijual mentah. Jika dikelola melalui industrialisasi, potensi ekonominya besar dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat serta peningkatan pajak daerah,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum APKASI, H. Sudewo, menambahkan bahwa APKASI tidak hanya wadah sinergi, tetapi juga memperkuat regency branding. Menurutnya, kolaborasi antarwilayah akan memperkuat pembangunan nasional sekaligus menjadi media saling melengkapi.
Grand Opening Podcast ini diharapkan menjadi ruang komunikasi publik yang konstruktif serta memperkuat peran pemerintah kabupaten dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui sinergi, inovasi, dan pemberdayaan potensi daerah.*



