SATUMEDIA.ID – Alat peraga kampanye milik salah satu bakal calon bupati (Bacabup) Bandung Barat Ujang Rohman menjadi sorotan pengguna jalan yang melintas di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas). Pasalnya, atribut berukuran sekitar 60X80 cm tersebut banyak yang dipaku langsung ke pohon.
Warga menyayangkan pemasangan atribut kampanye yang langsung dipaku ke pohon. Dikhawatirkan bakal mematikan pohon-pohon yang berjejer di sepanjang Jalan Kolmas.
“Banyak ya pohon yang dipaku untuk memasang banner milik salah satu bakal calon bupati. Saya lihat tadi mulai dari Kecamatan Lembang, Parongpong sampai Cisarua. Kalau jumlah pohon yang dipakunya saya kurang tahu persis,” kata Windi (24) warga Desa Gadobangkong, Selasa (21/5/2024).
Menurutnya, tindakan memaku pohon selain mengancam keberlangsungan hidup pohon itu sendiri, juga tidak memberikan contoh yang baik dari calon seorang pemimpin kepada masyarakat.
“Kan dari dulu sudah tahu, kalau memaku pohon itu dilarang. Tapi anehnya setiap akan dilaksanakan hajatan politik selalu terulang pemakuan pohon. Sebagai masyarakat, jujur saya kecewa,” tandasnya.
Warga lainnya, Jauhari (32) warga Desa/Kecamatan Ngamprah meminta Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk bersama-sama menertibkan alat peraga kampanye yang merusak lingkungan.
“Baiknya ya copot saja, lebih cepat lebih baik. Jangan sampai menunggu pohon-pohon itu mati. Pohon kan mahluk hidup, artinya jika dipaku pasti akan merasakan sakit layaknya kita sebagai manusia,” kata Jauhari.
Ia pun mendesak kepada pemilik banner untuk mencopot sendiri banner yang menancap di pohon. Haruskah sebagai calon seorang calo pemimpin memberi contoh dan menjadi panutan masyarakat.
“Bila tidak mencopot sendiri, baiknya Satpol PP dan DLH KBB turun tangan melakukan penertiban,” tukasnya.
Sementara itu, satumedia mencoba mengklarifikasi ke Ujang Rohman yang akrab dipanggil Kang Ujro. Namun klarifikasi yang disampaikan lewat pesan WhatsApp hanya dibaca namun tak dijawab.
Berdasarkan sejumlah literatur ilmiah menyebutkan bahwa pemasangan paku pada pohon dapat merusak jaringan kayu salah satunya adalah kambium kayu, yang akan menghambat sirkulasi air dan nutrisi.
Hal Ini bisa menyebabkan kematian sebagian atau seluruh bagian pohon. Selain itu, memaku pohon dapat menjadi jalur masuk bagi penyakit atau patogen dan meningkatkan risiko infeksi.*





