Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Spirit Bedas 2025 di Kabupaten Bandung

Seorang pencari kerja sedang berkonsultasi di salah satu stand perusahaan Job Fair Spirit Bedas 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) di Lapangan Plaza Upakarti, Kompleks Pemkab Bandung, Kamis (2/10/2025).(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Ribuan pencari kerja memadati hari kedua Job Fair Spirit Bedas 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) di Lapangan Plaza Upakarti, Kompleks Pemkab Bandung, Kamis (2/10/2025).

Bursa kerja yang berlangsung sejak Rabu (1/10/2025) ini menggandeng 37 perusahaan dan 3 lembaga pelatihan kerja, dengan menawarkan lebih dari 1.200 lowongan di sektor garmen, ritel, hingga pelatihan menjahit. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bahkan menargetkan pembukaan 2.000–3.000 peluang kerja melalui ajang ini.

Sekretaris Disnaker Kabupaten Bandung, D.A. Hidayat, mengatakan Job Fair ini sejalan dengan visi Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk menempatkan 50.000 pencari kerja dalam lima tahun masa kepemimpinannya.

“Kalau dirata-rata, 10.000 orang per tahun. Saat ini, sudah ada MoU dengan sejumlah perusahaan yang membuka 8.000 lowongan. Minimal 7.500 bisa terpenuhi melalui job fair, ditambah 1.000 dari jalur kewirausahaan,” ujarnya.

Selain membuka lapangan kerja di dalam negeri, Pemkab Bandung juga mendorong pekerja migran ke Jepang dan Korea dengan pembekalan bahasa dan budaya agar mampu bersaing di luar negeri. Tahun ini, ditargetkan 400 orang berangkat ke Jepang dan 100 ke Korea.

Bersamaan dengan Job Fair, Bupati Bandung meluncurkan aplikasi Dashnaker Plus. Aplikasi ini tidak hanya menyediakan informasi lowongan kerja, tapi juga pelatihan, jaminan sosial, hingga hubungan industrial.

“Dashnaker Plus hadir untuk mendampingi masyarakat mulai dari sebelum bekerja, saat bekerja, hingga purna kerja,” jelas Hidayat.

Antusiasme pencari kerja, khususnya generasi muda, begitu terasa. Septiani Artanti (25), pencari kerja asal Margahayu, mengaku Job Fair ini sangat membantu.

“Anak-anak Gen-Z bisa lebih mudah melamar karena sudah digital, tidak perlu print berkas. Biaya juga lebih ringan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Dani (28) asal Ciwidey. Ia menilai sistem digital Job Fair sangat praktis.

“Cukup scan QR, langsung terkoneksi dengan perusahaan. Semoga Job Fair seperti ini rutin digelar supaya pengangguran berkurang,” katanya.

Para pencari kerja berharap Job Fair Spirit Bedas terus diperluas agar mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, terutama lulusan baru SMA, SMK, maupun perguruan tinggi. Sementara pihak perusahaan mengapresiasi kegiatan ini karena mempermudah proses rekrutmen sekaligus mempertemukan langsung dengan calon pekerja potensial.

Dengan konsep modern dan target besar, Job Fair Spirit Bedas 2025 tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi langkah nyata Pemkab Bandung dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi daerah.*

Pos terkait