SATUMEDIA.ID – Sekitar 200 orang warga Desa Cilangari dan Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara bergotong-royong membuka akses jalan selatan yang menghubungkan dengan Kecamatan Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur.
Diketahui, badan jalan tersebut runtuh akibat tanahnya tergerus longsor, Senin (13/5/2024) sekitar pukul 21.00 WIB. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Gununghalu sejak pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB.
Kepala Desa Cilangari, H. Sabana mengatakan, perbaikan jalan dilakukan secara gotong-royong dengan melibatkan sekitar 200 warga dari dua desa.
“Warga kesal, karena badan jalan yang runtuh tak segera ditangani pemerintah daerah. Makanya sejak Selasa (21/5/2024) sampai Rabu (22/5/2024) ini, secara swadaya warga melakukan perbaikan,” kata Sabana saat dihubungi satumedia.
Warga menimbun titik longsor dengan menggunakan tanah dan batu. Perbaikan jalan dilakukan secara manual tanpa melibatkan alat berat.
“Sejak kejadian longsor aktivitas warga terganggu. Mengingat jalan longsor tak segera ditangani, sementara jalan alternatif tidak ada,” keluhnya.
Warga merasa perbaikan oleh pemerintah akan memakan waktu lama, apalagi sampai sekarang belum menunjukkan tanda-tanda akan diperbaiki dalam waktu dekat.
Sementara, lanjut Sabana, jalan tersebut merupakan jalan vital bagi warga Gununghalu di KBB maupun warga Cianjur yang tinggal di Campaka Mulya.
Diakuinya, dari Pemkab Bandung Barat sudah beberapa kali meninjau lokasi longsor. Rencananya akan diperbaiki secara permanen, namun butuh waktu lama untuk pengerjaannya. Sementara warga setiap hari harus beraktivitas.
“Alhamdulillah hari ini sudah beres dikerjakan. Butuh waktu dua hari untuk membuka akses jalan yang sebelumnya tergerus longsor,” ungkapnya.
Usai diperbaiki sejumlah sepeda motor dan mobil melintas di jalan tersebut. Pengendara harus hati-hati ketika melintas badan jalan yang menjadi titik longsor.*

