Gelombang Baru Korban Keracunan MBG di Bandung Barat, Siswa SMKN 1 Cisarua Ikut Tumbang

Kasus keracunan MBG di Kecamatan Cisarua, KBB meluas. Sebelumnya menimpa siswa SMPN 1 Cisarua, kini dirasakan siswa SMKN 1 Cisarua, Rabu (15/10/2025).**

SATUMEDIA.ID – Kasus keracunan massal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat terus meluas. Setelah menimpa siswa SMPN 1 Cisarua, kini giliran siswa SMKN 1 Cisarua yang ikut tumbang usai menyantap sajian MBG pada Rabu (15/10/2025).

Sejak pagi, posko penanganan korban keracunan MBG di SMPN 1 Cisarua kembali ramai. Puluhan siswa dari SMKN 1 Cisarua berdatangan dengan gejala serupa, yaitu mual, pusing, dan muntah-muntah.

“Sejak pukul tujuh pagi korban baru terus berdatangan. Kalau kemarin dari SMP, hari ini yang datang dari SMK Negeri 1 Cisarua dan SD Garuda,” ujar M. Fakhmi Nurdiansyah, guru SMPN 1 Cisarua yang juga bertugas di posko darurat.

Karena lonjakan korban, pihak sekolah memperluas area penampungan. Awalnya hanya disiapkan lima ruangan, kini sembilan ruang kelas disulap menjadi ruang darurat.

“Tadi malam kami siapkan lima ruangan, sekarang sudah terisi tujuh dan disiapkan total sembilan ruangan,” kata Fakhmi.

Sementara itu, Gani Darmawan, guru SMKN 1 Cisarua, membenarkan adanya siswa yang mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG.

“Betul, dari malam sudah ada beberapa siswa yang mengeluh. Pagi ini sekitar 20 orang kembali dibawa ke posko,” ungkap Gani.

Menurutnya, siswa mengonsumsi menu MBG berupa nasi, ayam, sayur, dan potongan buah. Tak lama setelah makan, sebagian mulai mengeluh tidak enak badan.

“Rata-rata mengeluh mual, pusing, bahkan ada yang muntah-muntah di posko,” tambahnya.

Kasus ini menjadi gelombang baru dalam rangkaian keracunan MBG di wilayah Cisarua, KBB. Petugas kesehatan bersama guru dan aparat setempat masih terus melakukan pendataan dan memberikan penanganan medis terhadap para siswa yang terdampak.*

Pos terkait