SATUMEDIA.ID – Usai dilantik sebagai anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB, nasib sial dialami Asep Iskandar (37) pada Minggu (26/5/024) sekitar pukul 14.00 WIB.
Warga Kampung Tegal RT 05/RW 04, Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor ini kehilangan sepeda motornya. Diduga, Asep menjadi korban hipnotis.
Berdasarkan pengakuannya, ia merasakan ada sesuatu yang aneh saat akan membeli minum di sebuah toko di Jalan Pasir Halang, Kampung Pameumpeuk, RT 02/RW 12, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua.
Saat perjalanan pulang dari pelantikan
dirinya merasa dibuntuti dua orang pria dengan tubuh besar.
Saat berhenti untuk membeli minuman di salah satu toko modern, tiba-tiba dihampiri dua orang pria yang meminta tolong dibelikan minuman.
“Tanpa sadar saya mengiyakan saja padahal enggak kenal sama sekali dengan kedua orang itu. Begitu masuk toko, saya tersadar bahwa kunci motor masih menggantung. Ketika akan mengambil ternyata sudah dibawa kabur oleh dua orang tersebut,” ungkapnya.
Ia sempat berteriak minta tolong. Namun pada saat kejadian sedang sepi. Adapun sepeda motor yang hilang adalah Yamaha Nmax.
“Saya masih mengingat ciri-ciri pelaku, satu gempal yang ngajak ngobrol saya dan satu lagi kecil mengendarai motor,” sebutnya.
Kanit Sabhara Polsek Cisarua, Yayat Ruhiyat membenarkan adanya kejadian pencurian sepeda motor. Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan.
“Kami sudah menerima laporan dari warga terkait hilangnya sepeda motor Yamaha Nmax.Selain motor ikut hilang satu unit STNK, buku tabungan atas nama korban dan kartu BPJS,” tandasnya.
Untuk penyelidikan, polisi akan memeriksa CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Ada beberapa warga yang memasang CCTV.
“Kalau yang di minimarket posisinya berlawanan sehingga pelaku tidak terlihat,” ucapnya.*
