SATUMEDIA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung resmi melantik 495 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Minggu (26/5/2024). Pelantikan langsung dipimpin Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman.
“Hari ini kita sudah melantik sebanyak 495 PPS dari 165 desa. Mereka yang dilantik telah dinyatakan lolos berbagai tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, CAT, hingga tahap akhir yakni wawancara, pada tanggal 21-23 Mei 2024,” kata Ripqi Ahmad Sulaeman.
Diakuinya, mayoritas yang dilantik merupakan wajah lama atau eksisting PPS Pemilu 2024. Mereka kembali mendaftar untuk Pilkada KBB 2024.
Ripqi menyebut, PPS yang baru saja dilantik tak bisa berleha-leha tapi sudah harus langsung bekerja lantaran saat ini mulai memasuki tahapan pemetaan TPS.
“Rekan-rekan PPS yang sudah dilantik ini bakal langsung diintruksikan untuk segera berkoordinasi dengan stakeholder di tingkat desa, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, RT/RW yang juga bakal dilibatkan dalam pemetaan TPS. Bagaimanapun juga yang lebih mengetahui kebutuhan TPS di masing-masing wilayah tentu PPS sendiri,” tuturnya.
Ia menambahkan, KPU mendapatkan perintah untuk menyiapkan TPS tidak lebih dari 600 dan tidak kurang dari 500. Jadi kemungkinan TPS untuk Pilkada 2024 ini akan lebih sedikit.
“Karena ada perubahan, pada Pemilu kemarin satu desa ada 100 TPS. Artinya akan terpangkas, dari satu desa bisa jadi 50 TPS,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan adanya perintah tersebut, pemetaan TPS harus dilakukan secara benar.
“Mantan PPS yang bertugas di Pemilu 2024, tentunya lebih mengetahui pemetaan TPS, termasuk berbagai ketentuannya. Maka dari itulah, kami memprioritaskan mantan PPS,” kata Ripqi.
Di tempat yang sama, PPS Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Ayi Sukandar (43) menegaskan, pihaknya
bakal langsung bekerja dengan membentuk Pantarlih yang dilanjutkan dengan menggencarkan sosialisasi Pilkada Serentak 2024.
“Kami bakal gencar melakukan sosialisasi secara masif mulai dari tingkat RT/RW dan desa. Mengingat pada Pemilu sebelumnya partisipasi pemilih sangat turun, sehingga akan kami tingkatkan pada Pilbup tahun ini.Jadi, target kami mendongkrak partisipasi pemilih yang kemarin sangat kurang supaya bisa bertambah,” tukasnya.*





