Pemkot Cimahi Buka Seleksi Terbuka Tujuh Jabatan Strategis, 63 ASN Ikut Bersaing

Ilustrasi ASN. (Dokumen Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bersiap melakukan rotasi besar-besaran di jajaran pejabat eselon II. Melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) yang dijadwalkan pada Desember 2025.

Sebanyak 63 aparatur sipil negara (ASN) golongan IV/a dan IV/b akan bersaing untuk merebut tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di sejumlah perangkat daerah strategis.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Cimahi memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Perintah Wali Kota Cimahi Nomor 800/4948/BKPSDMD tertanggal 7 November 2025, yang didukung oleh Surat Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 821/002-PANSEL/2025 dan Surat Pemberitahuan Wali Kota Nomor 800/4733/BKPSDMD tertanggal 30 Oktober 2025.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa seleksi terbuka ini menjadi momentum penting untuk mendorong profesionalisme ASN serta memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh sosok yang kompeten dan berintegritas.

“Seleksi ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari komitmen Pemkot Cimahi untuk menegakkan prinsip transparansi dan meritokrasi dalam birokrasi. Kami ingin jabatan publik diisi oleh aparatur terbaik yang siap bekerja melayani masyarakat,” ujar Ngatiyana, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, seluruh peserta diminta mengikuti proses seleksi dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika profesional.

Tujuh jabatan strategis yang akan dilelang terbuka tersebut meliputi:

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP)

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan

Kasatpol PP Kota Cimahi

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD)

Direktur RSUD Cibabat

Saat ini, beberapa posisi tersebut masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) atau pejabat yang merangkap jabatan, kondisi yang dinilai dapat memengaruhi efektivitas dan kesinambungan kerja organisasi.

Melalui open bidding ini, Pemkot Cimahi berharap lahir kepemimpinan baru yang mampu memperkuat birokrasi, meningkatkan kinerja, dan mempercepat pelayanan publik.

“Kami ingin birokrasi Cimahi menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman. Pengisian jabatan yang tepat akan memperkuat fondasi pemerintahan yang bersih, efisien, dan melayani,” tandas Ngatiyana.*

Pos terkait