KA Joglosemarkerto Jadi Primadona, Layani Lebih dari 1,1 Juta Pelanggan Sepanjang 2025

KA Joglosemarkerto dikenal dengan rute perjalanannya yang unik, yaitu relasi memutar (loopline) yang menghubungkan Solo – Yogyakarta – Purwokerto – Semarang kembali ke Solo.(Dok.PT KAI).**

SATUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Joglosemarkerto sebagai salah satu layanan kereta api komersial dengan volume penumpang tertinggi sepanjang Januari–Oktober 2025.

Selama periode tersebut, layanan loopline andalan KAI ini telah melayani 1.108.088 pelanggan, atau meningkat 23,25% dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 899.033 pelanggan. Pencapaian ini menegaskan posisi KA Joglosemarkerto sebagai moda transportasi pilihan utama di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

KA Joglosemarkerto dikenal dengan rute perjalanannya yang unik, yaitu relasi memutar (loopline) yang menghubungkan Solo – Yogyakarta – Purwokerto – Semarang kembali ke Solo. Pola perjalanan ini membuat mobilitas antarkota menjadi lebih fleksibel serta memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan yang ingin menjelajahi berbagai destinasi.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa karakter rute loopline memberi keuntungan tersendiri karena pelanggan dapat menjangkau banyak kota hanya dalam satu perjalanan.

“Efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan menjadi alasan utama mengapa layanan ini semakin diminati,” kata Anne dalam keterangan resmi, Senin (17/11/2025).

Ia menambahkan, lintasan Joglosemarkerto melintasi kawasan dengan potensi wisata yang kuat—mulai dari Kota Lama Semarang, sentra kuliner Tegal, panorama alam Banyumas, hingga kawasan budaya Yogyakarta dan Solo.

“Hal ini membuat perjalanan bersama Joglosemarkerto terasa lebih berkesan, terutama bagi pelanggan yang ingin mengeksplorasi beragam destinasi di Jawa Tengah dan Yogyakarta,” kata Anne.

Peningkatan jumlah pelanggan juga tidak lepas dari jadwal layanan yang teratur, yakni empat perjalanan setiap hari. Konsistensi jadwal membuat Joglosemarkerto relevan bagi berbagai kalangan, termasuk pekerja, pelajar, pelaku usaha, hingga wisatawan yang membutuhkan konektivitas antarkota yang cepat dan terjangkau.

KAI melihat tren positif terhadap minat wisata berbasis perjalanan kereta api. Joglosemarkerto menjadi salah satu contoh layanan yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lengkap—menghubungkan mobilitas harian dan akses menuju beragam titik wisata.

Anne menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen menjaga kualitas layanan. “KA Joglosemarkerto menunjukkan bagaimana layanan kereta api dapat menghadirkan perjalanan yang efisien sekaligus memberi ruang bagi pelanggan untuk menjelajahi berbagai kota dalam satu rangkaian,” pungkasnya.*

Pos terkait