Sekda Dikdik Keheranan Banyak Terpasang Pamflet Dirinya sebagai Bacalon Wali Kota Cimahi

Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan terjun langsung menertibkan pamflet miliknya, Jumat (31/5/2024).(Dicky Mawardi)**

SATUMEDIA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan keheranan dengan maraknya pamflet yang seolah-olah dirinya akan maju di Pemilihan Wali Kota Cimahi.

Pamflet yang terpasang secara masif tersebut mengundang banyak perhatian masyarakat, tak terkecuali Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Tasdik Kinanto. Pasalnya, saat ini Dikdik masih sebagai ASN dan menduduki jabatan Sekda Kota Cimahi.

Saat dikonfirmasi, Dikdik mengaku bukan dirinya yang memasang pamflet tersebut. Diduga dilakukan masyarakat yang menginginkannya maju di Pilwalkot Cimahi.

“Saya mengapresiasi sekali apa yang dilakukan masyarakat ini, tapi mereka tahu bahwa ada konsekuensi dari pemasangan pamflet tersebut.Meski kenyataannya memang tidak ada aturan yang dilanggar dan ini berkaitan dengan etika saja,” kata Dikdik di Cimahi, Jumat (31/5/2024).

Ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penelusuran siapa yang memasang pamflet dirinya. Diakuinya, kalau urusan pencalonan ini belum saatnya semua pihak berkampanye.

“Kami akan terus menurunkan seluruh pamflet. Saya mohon maaf sekali lagi tanpa mengurangi rasa hormat terhadap para simpatisan, ini terpaksa harus saya lakukan karena saya menginginkan di Cimahi ini kampanyenya bermartabat,” tuturnya.

Dikdik belum menghitung jumlah pamflet yang terpasang. Berdasarkan perhitungannya dari mulai Jalan Gandawijaya hingga Jalan Sentral ada sekitar 31 pamflet dirinya yang berukuran kecil.

“Tidak ada instruksi dari saya untuk memasang pamflet-pamflet tersebut. Saya pun mengkonfirmasi kepada teman-teman, tak ada satupun yang memasang. Berarti itu murni swadaya masyarakat yang tampaknya termotivasi ketika melihat Bacalon lain banyak memasang atribut,” tuturnya.

Dikdik menyatakan yang harus dilakukan dirinya bagaimana bisa meraih simpatik masyarakat dengan cara yang baik, apalagi dirinya yang masih terikat sebagai ASN.

“Dukungan yang bermunculan merupakan bagian dari sebuah proses untuk evaluasi diri. Saya melihat apa yang terjadi ini sebagai bukti masyarakat menerima saya dengan baik,” tukasnya.*

 

Pos terkait