Disdukcapil Kabupaten Bandung Gelar ‘Sabtu Terpadu’ di 31 Kecamatan, Layani Warga hingga Hari Libur

Upaya percepatan perekaman KTP elektronik terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung. Salah satunya melalui layanan Sabtu Terpadu, yang digelar serentak di 31 kecamatan pada akhir pekan.(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Upaya percepatan perekaman KTP elektronik terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung. Salah satunya melalui layanan Sabtu Terpadu, yang digelar serentak di 31 kecamatan pada akhir pekan.

Di Kecamatan Solokanjeruk, sejak Sabtu (29/11/2025) pagi, warga terlihat mengantre untuk melakukan perekaman KTP-el, mengurus Kartu Keluarga, hingga layanan administrasi kependudukan lainnya. Petugas kecamatan menyambut warga dengan pelayanan ramah meski di tengah hari libur.

“Sabtu Terpadu ini kami laksanakan untuk mengejar capaian perekaman KTP-el di seluruh wilayah Kabupaten Bandung,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung Tata Irawan Subandi.

Ia menjelaskan, warga cukup membawa Kartu Keluarga saat melakukan perekaman untuk memastikan data kependudukan tetap valid dan mutakhir.

Layanan Sabtu Terpadu dibuka mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB di seluruh kantor kecamatan. Petugas Disdukcapil diterjunkan langsung agar masyarakat yang tidak sempat mengurus administrasi pada hari kerja tetap bisa mendapatkan layanan.

“Kami ingin memastikan warga, terutama yang berusia 17 tahun ke atas, bisa segera memiliki KTP-el. Ini bagian dari komitmen kami mendorong tertib administrasi kependudukan,” kata Tata Irawan.

Selain layanan tatap muka, Disdukcapil Kabupaten Bandung juga memperluas jangkauan pelayanan melalui inovasi digital Bedas Digital Services.

Melalui aplikasi ini, warga dapat mengajukan berbagai keperluan adminduk—mulai dari KK, KTP-el, hingga akta kelahiran—tanpa harus datang ke kantor.

“Masyarakat cukup unduh aplikasi, pilih layanan yang dibutuhkan, unggah dokumen, dan pantau prosesnya langsung dari HP,” ujar Tata.

Ia menambahkan, inovasi digital tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin menginginkan layanan cepat dan mudah. “Dengan ponsel saja, semua bisa diakses,” katanya.*

Pos terkait