SATUMEDIA.ID – Hujan deras berintensitas tinggi yang disertai angin kencang memicu serangkaian bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (4/12/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mencatat sedikitnya enam kejadian bencana terjadi hampir bersamaan di tiga kecamatan, yakni Batujajar, Cililin, dan Lembang.
Kepala Pelaksana BPBD KBB Asep Sehabudin mengatakan, kerusakan pertama terjadi di Kecamatan Batujajar. Atap sebuah rumah warga di Kampung Selacau RT 02 RW 06 terbang tersapu angin kencang sekitar pukul 15.00 WIB.
“Angin cukup kuat dan membuat atap rumah warga beterbangan,” ujar Asep, Kamis.
Di Kecamatan Cililin, empat desa terdampak banjir dan tanah longsor, yakni Desa Mukapayung, Kidangpananjung, Nangerang, dan Karyamukti. Salah satu yang paling parah terjadi di Kampung Curugan, Desa Mukapayung, ketika banjir bandang menerjang area persawahan, kebun, hingga kawasan objek wisata.
“Beberapa akses jalan mengalami longsor skala kecil,” kata Asep.
Di Desa Kidangpananjung, material longsor menutup jalan di Kampung Walahir RT 02 RW 02. Hal serupa terjadi di Kampung Bangsaya RT 02 RW 07, Desa Nangerang. “Akses jalan sempat terputus akibat longsor,” ujarnya.
Di Desa Karyamukti, longsor menerjang permukiman warga. Sementara di Kecamatan Lembang, tepatnya di Kampung Pasirmuncang RT 03/RW 08, Desa Mekarwangi, sebuah rumah milik warga bernama Dede rusak tertimpa material longsor. Dalam rumah tersebut terdapat tujuh jiwa.
BPBD KBB terus melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan untuk penanganan lanjutan serta memastikan keselamatan warga di titik-titik terdampak.*




