Bandung Barat Tambah 17 Ambulans Baru, Jeje Ritchie: Di Balik Satu Ambulans, Ada Nyawa yang Harus Segera Ditolong

Penyerahan ambulans dilakukan secara simbolis pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Puskesmas Gununghalu, Senin (8/12/2025). (Instagram).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bandung Barat menambah 17 unit ambulans baru untuk memperkuat layanan kesehatan. Sebanyak 16 ambulans dialokasikan bagi puskesmas, sementara satu unit lainnya diperuntukkan bagi Public Safety Center (PSC) 119.

Langkah ini diumumkan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail melalui akun Instagram resminya. Ia menegaskan bahwa pembaruan armada ambulans bukan sekadar pemenuhan fasilitas, tetapi bagian dari upaya menyelamatkan nyawa.

“Masih ada puskesmas di Bandung Barat yang ambulansnya sudah tidak layak, dan di balik satu ambulans ada nyawa yang harus cepat ditolong. Karena itu, tahun 2025 kami menambah 16 unit ambulans untuk puskesmas dan 1 unit untuk PSC,” kata Jeje dikutip, Kamis (11/22/2025).

Bupati Jeje menyebut penambahan ambulans ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi AMANAH, yakni menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, layak, dan manusiawi bagi seluruh warga.

Jeje Ritchie menegaskan bahwa pengadaan ambulans ini bukan kegiatan seremonial, melainkan bagian dari langkah menyeluruh Pemkab Bandung Barat untuk memperkuat layanan kesehatan dasar.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlambat mendapatkan pertolongan. Dengan tambahan ambulans ini, kami berharap pelayanan cepat tanggap bisa semakin optimal,” ujarnya.

Penyerahan ambulans dilakukan secara simbolis pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Puskesmas Gununghalu, Senin (8/12/2025).

Bupati Jeje secara langsung menyerahkan satu unit ambulans kepada puskesmas tersebut sebagai tanda dimulainya distribusi kendaraan ke 16 puskesmas di Bandung Barat.

Turut hadir Plt. Kepala Dinas Kesehatan KBB, dr. Hj. Lia N. Sukandar, MM.Kes, yang menegaskan bahwa ambulans baru akan memperkuat Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) dan mempercepat akses layanan medis.

“Unit ambulans sangat vital, terutama dalam kondisi darurat. Pengadaan ini adalah upaya kami untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Lia.

Lia menerangkan, penambahan  unit ambulans ini untuk meningkatkan pelayanan medis bagi masyarakat. Dimana Dinas Kesehatan terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Salah satunya dengan menyediakan kendaraan ambulans untuk memudahkan masyarakat mengakses fasilitas layanan kesehatan. Terlebih dalam kondisi dan situasi darurat, unit ambulans sangat vital dan penting untuk keberadaannya,” terangnya.

Selain itu,  lanjut Lia, pemberian ambulans ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat fasilitas kesehatan primer dan mendukung Visi AMANAH Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan layanan cepat tanggap,” ungkapnya. Dengan semangat HKN, Pemkab Bandung Barat terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat. “Guna mewujudkan Generasi Sehat, masa depan hebat,” pungkasnya.*

Pos terkait