SATUMEDIA.ID – Hingga akhir November 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Logistik atau KAI Logistik mencatat capaian signifikan dengan membuka lebih dari 100 service point baru di wilayah Jawa dan Bali. Jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 50 titik layanan atau dua kali lipat dari rencana semula.
Ekspansi jaringan ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan logistik sekaligus memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi lonjakan distribusi barang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Manager of Marketing & Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, mengatakan percepatan pembukaan service point merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan di tengah dinamika bisnis logistik yang kian kompleks.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, intensitas pergerakan barang meningkat signifikan. Kondisi ini mendorong kami untuk merespons cepat melalui penyediaan service point yang lebih banyak dan tersebar mendekati pelanggan,” ujar Ayi dalam keterangan tertulisnya.
Pulau Jawa menjadi fokus utama pengembangan jaringan layanan, mengingat perannya sebagai pusat pergerakan logistik nasional. Dari total penambahan service point baru, Jawa Tengah mencatat jumlah terbanyak dengan 48 titik, disusul Jawa Timur dan Bali sebanyak 27 titik, serta Jawa Barat 26 titik.
Menurut Ayi, tingginya penambahan di Jawa Tengah mencerminkan posisi strategis wilayah tersebut sebagai simpul distribusi vital yang menghubungkan arus barang antara Jakarta dan Surabaya, dua pusat ekonomi utama yang aktivitasnya meningkat selama periode Nataru.
“Hingga saat ini, KAI Logistik telah mengoperasikan total 285 service point KALOG Express di Jawa, Bali, dan Sumatera. Dengan jaringan yang semakin luas, kami berharap distribusi barang dapat berjalan lebih lancar, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ayi.
Selain memperluas jaringan fisik, KAI Logistik juga terus memperkuat integrasi teknologi. Digitalisasi layanan, peningkatan sistem pelacakan pengiriman, serta efisiensi operasional menjadi fokus utama untuk menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya permintaan selama musim liburan.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan layanan pengiriman ritel dan menjajaki ekspansi ke wilayah strategis lainnya. Kami optimistis, pertumbuhan jaringan ini akan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pengiriman barang dan memperkokoh posisi KALOG Express sebagai penyedia solusi logistik yang andal dan fleksibel,” pungkas Ayi.*



