PLN Tuntaskan Pemulihan Listrik di Sumut Pascabanjir dan Longsor, 949 Personel Dikerahkan

Perbaikan darurat infrastruktur jembatan yang putus diterjang banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat Rabu (3/12/2025).(Dok.BPBD Kabupaten Agam).**

SATUMEDIA.ID – PT PLN (Persero) menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Sumatera Utara yang terdampak banjir dan longsor. Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi titik terakhir yang kembali dialiri listrik pada Minggu (7/12/2025), setelah bencana melanda sejak akhir November lalu.

Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution mengapresiasi kerja cepat dan dedikasi petugas PLN yang tetap bertugas di tengah tantangan medan berat dan kondisi darurat.

“Listrik sangat dibutuhkan warga untuk kembali beraktivitas dan mempercepat pemulihan pascabencana. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas PLN yang bekerja di lapangan,” ujar Bobby.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa pemulihan dilakukan secara menyeluruh sesuai arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Seluruh personel dikerahkan untuk memastikan tidak ada wilayah terdampak yang tertinggal.

“Petugas bekerja nonstop menembus daerah yang sulit dijangkau. Dukungan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta masyarakat menjadi kekuatan utama kami dalam menyelesaikan pemulihan kelistrikan,” kata Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara Mundhakir menjelaskan, PLN menerjunkan 949 personel dengan mengedepankan standar keselamatan kerja yang ketat. Sejumlah titik hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sambil membawa peralatan dan material.

“Petugas harus melewati jalur berlumpur, tebing, hingga wilayah terisolasi. Sebanyak 103 penyulang yang terdampak kini telah kembali beroperasi normal,” ujar Mundhakir.

Di tingkat daerah, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menilai kehadiran PLN sangat membantu masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana. Selain pemulihan jaringan, PLN juga menyalurkan bantuan berupa 20 unit genset untuk desa-desa yang belum terjangkau listrik.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. PLN menunjukkan komitmen kuat dalam melayani warga di tengah situasi sulit,” kata Gus Irawan.

PLN memastikan akan terus memantau kondisi jaringan kelistrikan di wilayah rawan bencana serta melakukan penguatan infrastruktur guna menjaga keandalan pasokan listrik ke depan.*

Pos terkait