SATUMEDIA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat lonjakan pergerakan kendaraan di sejumlah jalur utama selama masa libur Natal 2025. Berdasarkan data traffic counting, arus lalu lintas di kawasan Padalarang dan Lembang didominasi kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor dan mobil.
“Pada Rabu (24/12/2025), pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. Hasilnya, sebanyak 58.807 kendaraan tercatat melintas di kawasan Padalarang dari dua arah,” kata Kepala Dishub KBB, Mochamad Ridwan Evi, Jumat (26/12/2025).
Rinciannya, kendaraan dari arah Timur ke Barat atau Padalarang menuju Cianjur mencapai 22.275 kendaraan, sementara dari arah Barat ke Timur atau Cianjur menuju Padalarang tercatat 36.532 kendaraan.
“Dari total tersebut, pergerakan lalu lintas didominasi kendaraan pribadi, dengan sepeda motor mencapai 55,1 persen dan mobil pribadi 20,2 persen,” sebutnya.
Sementara itu, di kawasan Lembang pada hari yang sama, Dishub KBB mencatat total 44.096 kendaraan melintas dari dua arah. Arus dari Bandung menuju Lembang tercatat 21.348 kendaraan, sedangkan dari Lembang menuju Bandung mencapai 22.748 kendaraan. Dominasi kendaraan pribadi terlihat lebih kuat, dengan sepeda motor mencapai 65,4 persen dan mobil pribadi 27,2 persen.
Adapun pada Kamis (25/12/2025), Dishub KBB kembali melakukan traffic counting sejak pukul 00.00 hingga 15.00 WIB. Di Padalarang, tercatat 44.437 kendaraan melintas dari dua arah. Arus dari Padalarang menuju Cianjur mencapai 20.170 kendaraan, sementara dari Cianjur menuju Padalarang tercatat 24.267 kendaraan.
“Pada periode ini, kendaraan pribadi masih mendominasi pergerakan lalu lintas, dengan sepeda motor sebesar 60,23 persen dan mobil pribadi 29,76 persen,” tutur Ridwan.
Kondisi serupa juga terjadi di Lembang. Hingga Kamis siang, total 45.094 kendaraan tercatat melintas. Arus dari Bandung menuju Lembang mencapai 20.258 kendaraan, sedangkan dari Lembang menuju Bandung tercatat 24.836 kendaraan. Komposisi kendaraan didominasi sepeda motor sebesar 62,31 persen, disusul mobil pribadi 31,9 persen.
“Tingginya volume kendaraan sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal, terutama menuju kawasan wisata. Mengantisipasi lonjakan kendaraan, kami menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kepadatan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” pungkasnya.*





