SATUMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan audit kelaikan bangunan gedung secara menyeluruh di seluruh wilayah ibu kota. Audit tersebut dijadwalkan berlangsung serentak pada Januari 2026 sebagai upaya menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan bangunan gedung.
Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta, Vera Revina Sari, mengatakan audit ini menjadi langkah preventif sekaligus mitigasi terhadap risiko kebakaran maupun kegagalan struktur bangunan.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami. Melalui audit kelaikan bangunan ini, kami ingin memastikan seluruh bangunan di Jakarta, baik milik pemerintah maupun swasta, benar-benar layak fungsi dan memenuhi standar keselamatan,” ujar Vera dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (30/12/2025).
Menurut Vera, audit akan menyasar seluruh bangunan umum, baik yang dikelola pemerintah daerah maupun pihak swasta atau komersial. Pemeriksaan akan dilakukan dengan mengambil sampel pada sejumlah gedung bertingkat lima hingga delapan lantai, serta beberapa bangunan dengan ketinggian lebih dari delapan lantai.
Ia menambahkan, sebelum audit lapangan dilaksanakan, DCKTRP akan mendistribusikan daftar periksa kelaikan bangunan kepada pemilik dan pengelola gedung. Daftar tersebut dapat dimanfaatkan sebagai evaluasi mandiri atau self-assessment.
“Langkah ini diharapkan dapat membantu pemilik gedung memahami kondisi bangunannya sejak dini, sekaligus mempercepat proses audit di lapangan,” kata Vera.
Dalam pelaksanaannya, DCKTRP akan melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (TKTE), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta jajaran wali kota di lima wilayah administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Vera pun mengajak seluruh pemilik dan pengelola gedung untuk mendukung pelaksanaan audit tersebut secara aktif.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kami berharap dapat mewujudkan lingkungan perkotaan Jakarta yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan,” pungkasnya.*