Amorim: Jika Ikuti Omongan Media, Saya Tak Akan Bertahan di United

Menurut Fabrizio Romano, AC Milan dan Ruben Amorim telah mencapai kesepakatan verbal untuk kontrak hingga Juni 2028.(instagram @manutd).**

SATUMEDIA.ID – Ruben Amorim menegaskan bahwa keputusan Manchester United mengubah sistem permainan bukanlah hasil tekanan publik atau media. Pelatih asal Portugal itu menilai, jika ia tunduk pada opini luar, otoritasnya di ruang ganti akan langsung runtuh. Menurutnya, perubahan taktik hanya masuk akal ketika tim sudah cukup stabil untuk menerimanya.

Kemenangan atas Newcastle menjadi momen pertama Amorim meninggalkan skema tiga bek andalannya. United tampil dengan empat bek dan dua gelandang bertahan, meski di fase akhir pertandingan pendekatan itu berubah menjadi pertahanan total demi mengamankan hasil. Clean sheet tersebut menjadi sinyal bahwa fleksibilitas taktik mulai memberi dampak, meski performa tim sebelumnya masih jauh dari konsisten.

Di tengah badai cedera yang melanda skuad, Amorim memilih pendekatan realistis. Ia menyadari bahwa membangun identitas butuh waktu, namun kondisi saat ini menuntut penyesuaian cepat. Pelatih berusia 39 tahun itu juga menegaskan bahwa United tidak akan selamanya bermain dengan tiga bek, terutama ketika skuad kembali lengkap.

Sementara itu, Bruno Fernandes dipastikan absen melawan Wolves meski sang kapten ingin bermain. Amorim menutup pintu rapat-rapat untuk risiko cedera lanjutan, namun tetap mengandalkan pengaruh Fernandes sebagai pemimpin di luar lapangan. Dengan beberapa pemain inti masih menepi dan tambahan tenaga baru dari Piala Afrika yang akan datang, Amorim berharap United segera memasuki fase yang lebih stabil.*

Pos terkait