SATUMEDIA.ID – Dalam waktu relatif singkat, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, berhasil mencatatkan prestasi tingkat daerah hingga provinsi. Kelurahan tersebut meraih Juara 3 (Pinunjul Katilu) Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025, sekaligus membawa pulang hadiah Rp 6 miliar.
Sebelumnya, Kelurahan Pasawahan juga menyabet Juara 1 Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Kabupaten Bandung 2025 dengan hadiah Rp 300 juta. Dua capaian tersebut diraih dalam kurun lima bulan masa kepemimpinan Lurah Pasawahan, Gandung Audi.
“Ini menjadi capaian yang sangat kami syukuri. Kelurahan Pasawahan sebelumnya belum pernah mengikuti ajang ini, namun dalam lima bulan bisa meraih dua penghargaan sekaligus,” kata Gandung Audi, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, ajang Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat provinsi diikuti hampir seluruh kelurahan di Jawa Barat, yakni sekitar 662 kelurahan dari total 663 kelurahan. Persaingan ketat tersebut menuntut kelurahan menghadirkan inovasi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Gandung menyebut, penilaian penghargaan tersebut menitikberatkan pada kinerja pemerintahan kelurahan, inovasi pelayanan publik, serta keberhasilan menyelesaikan persoalan masyarakat di lapangan.
Salah satu inovasi yang dinilai signifikan adalah penanganan banjir berbasis kewilayahan. Di setiap RW rawan banjir, Kelurahan Pasawahan membentuk RW Siaga Bencana yang dilengkapi fasilitas evakuasi dan dapur umum mandiri.
“Respons cepat di lapangan menjadi kunci. RW sudah siap dengan sumber daya sendiri sehingga penanganan awal bisa dilakukan tanpa menunggu bantuan eksternal,” ujarnya.
Di sektor lingkungan, Kelurahan Pasawahan mengembangkan TPS Terpadu untuk mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pupuk organik. Upaya ini dinilai mampu mengurangi volume sampah sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga.
Pemerintah kelurahan juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ayam petelur, ayam kampung, dan ikan lele. Program tersebut telah berjalan dan mulai dirasakan hasilnya oleh kelompok warga.
Dalam bidang kesehatan, penanganan stunting dilakukan secara komprehensif, mulai dari pendampingan ibu hamil, pemberian bantuan gizi, hingga edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat.
Untuk menekan angka pengangguran, Kelurahan Pasawahan menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di wilayah setempat agar memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.
Menurut Gandung, dana miliaran rupiah dari Anugerah Gapura Sri Baduga akan difokuskan sepenuhnya untuk peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Anggaran itu akan digunakan untuk pembangunan rumah pompa banjir, pengadaan mesin pengelolaan sampah, ambulans kelurahan, serta penguatan program ekonomi warga,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan Kelurahan Pasawahan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi pemacu untuk terus memperbaiki pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Gandung.*


