Peringati Hari Desa Nasional 2026, Wabup Bandung Barat Tekankan Penguatan Tata Kelola Desa

Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di Boyolali, Jawa Tengah.(Dok.Prokompim KBB).**

SATUMEDIA.ID – Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di Boyolali, Jawa Tengah. Kehadiran Asep Ismail mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dalam agenda nasional yang mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”.

Peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mendorong desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Desa dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya yang berkelanjutan.

Wabup Asep Ismail menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah desa dan masyarakat desa di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung Barat, atas kontribusi nyata mereka dalam pembangunan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Desa Nasional Tahun 2026. Hari Desa merupakan momentum penting untuk menghormati peran besar desa beserta aparatur dan masyarakatnya yang selama ini menjadi garda terdepan pembangunan bangsa,” ujar Asep.

Ia menegaskan, desa tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki kekuatan, potensi, serta kearifan lokal yang harus terus dikembangkan. Menurutnya, kemajuan desa akan sejalan dengan kemajuan daerah dan nasional.

Asep juga mendorong pemerintah desa untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik, kata dia, harus semakin berkualitas, cepat, dan berorientasi pada kepuasan warga desa.

“Kami berharap seluruh pemerintah desa mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membangun tata kelola yang profesional demi kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Selain itu, Pemkab Bandung Barat mendorong desa-desa agar mengoptimalkan potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, UMKM, pariwisata desa, hingga ekonomi kreatif. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan kemandirian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Asep menekankan bahwa keberhasilan pembangunan desa membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pembangunan yang adil dan merata harus dimulai dari desa. Ketika desa kuat, mandiri, dan sejahtera, maka Indonesia akan semakin kokoh. Inilah makna sesungguhnya dari Bangun Desa, Bangun Indonesia,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap desa-desa semakin inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan.*

Pos terkait