SATUMEDIA.ID – Memasuki awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kebahagiaan akhirnya dirasakan delapan kepala keluarga (KK) korban longsor di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Setelah hampir dua bulan hidup dalam ketidakpastian dan harus mengungsi, mereka kini bisa kembali berkumpul bersama keluarga di rumah baru yang layak huni di Kampung Condong RT 06/RW 09, Desa Wargaluyu, Selasa (17/2/2026).
Rumah-rumah tersebut merupakan bantuan dari Rumah Aspirasi Kang Cucun yang diinisiasi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor. Peresmian dilakukan melalui kegiatan syukuran relokasi yang berlangsung hangat, sekaligus menjadi momen munggahan menjelang Ramadhan.
Wajah-wajah haru terlihat saat para warga menerima kunci rumah baru mereka. Bagi sebagian keluarga, hunian tersebut bukan sekadar bangunan, tetapi simbol harapan baru setelah kehilangan tempat tinggal akibat longsor yang terjadi pada Jumat (5/12/2025).
Amas, salah satu penerima manfaat, mengaku tidak menyangka akhirnya bisa memiliki rumah sendiri. Ia bercerita bahwa setelah bencana, dirinya bersama keluarga terpaksa mengontrak rumah sambil menunggu kepastian relokasi.
“Alhamdulillah ayeuna gaduh rumah baru. Kami sangat bahagia bisa menyambut Ramadhan di rumah sendiri,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, bantuan melalui Rumah Aspirasi Kang Cucun tidak hanya bertujuan menyediakan hunian sementara, tetapi menghadirkan rasa aman dan kepastian masa depan bagi warga terdampak.
“Biasanya relokasi terkendala lahan. Kami berusaha memastikan warga tidak hanya mendapat rumah, tetapi juga kepastian kepemilikan melalui Sertifikat Hak Milik,” kata Cucun.
Ia menambahkan, pembangunan rumah tersebut merupakan realisasi janji yang disampaikan saat meninjau lokasi longsor beberapa waktu lalu. Kehadiran kembali di tengah warga, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar bangkit.
Kini, delapan keluarga korban longsor Arjasari bisa menyambut bulan suci Ramadhan dengan suasana baru. Dari rasa cemas akibat bencana, mereka beralih pada harapan dan kebahagiaan sederhana, berkumpul bersama keluarga di rumah yang aman dan menjadi awal baru bagi kehidupan mereka.*


