KCIC Ingatkan Ancaman Penipuan Tiket Whoosh, Masyarakat Diminta Cek Kanal Resmi

Kereta Cepat Whoosh.(Dok.KCIC).**

SATUMEDIA.ID – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama perusahaan dan layanan Kereta Cepat Whoosh.

Peringatan ini disampaikan di tengah meningkatnya transaksi digital yang turut diikuti maraknya upaya penipuan melalui nomor WhatsApp tidak resmi, akun media sosial palsu, hingga tautan yang menyerupai situs resmi.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan sejumlah modus yang kerap ditemukan, seperti penawaran pembelian tiket melalui nomor pribadi, promosi harga tertentu di luar kanal resmi, hingga permintaan transfer pembayaran ke rekening atas nama perorangan.

“KCIC tidak pernah menjual tiket melalui nomor pribadi maupun meminta pembayaran ke rekening individu. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan NIK atau data pribadi kepada pihak yang mengatasnamakan KCIC di luar kanal resmi,” ujar Eva dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).

KCIC menegaskan, pembelian tiket Whoosh secara daring hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, laman resmi ticket.kcic.co.id, serta sejumlah aplikasi mitra resmi seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com. Selain itu, pembelian tiket juga tersedia di loket resmi dan vending machine di stasiun Whoosh.

Perusahaan juga mengingatkan agar masyarakat memastikan informasi berasal dari akun media sosial resmi yang telah terverifikasi, yakni Instagram @keretacepat_id, X @keretacepatID, Facebook Kereta Api Cepat Jakarta Bandung, Threads @keretacepat_id, dan TikTok @keretacepat.id.

KCIC meminta masyarakat tidak merespons pesan mencurigakan dan segera melakukan konfirmasi melalui Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui WhatsApp dan call center 0811-8888-111, email cs@kcic.co.id, maupun pesan langsung ke Instagram resmi.

Eva menegaskan, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan praktik penipuan digital yang merugikan.

“Jangan mudah tergiur promo yang tidak jelas sumbernya. Pastikan selalu bertransaksi melalui kanal resmi agar perjalanan dengan Whoosh tetap aman dan nyaman,” kata dia.*

Pos terkait