KAI Percepat Distribusi 1.125 Gerbong Datar, Perkuat Logistik dan Pasokan Energi Nasional

Ilustrasi kereta api.(Dok.PT KAI).**

SATUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengakselerasi pengiriman gerbong datar sebagai bagian dari penguatan layanan logistik nasional sekaligus dukungan terhadap produk dalam negeri. Hingga pertengahan April 2026, sebanyak 13 trainset (TS) atau setara 780 unit gerbong datar telah tiba di Simpang, Divre III Palembang.

Distribusi dilakukan secara bertahap. Saat ini, satu trainset tengah menjalani proses bongkar muat di lokasi, sementara satu trainset lainnya masih dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Palembang. Di sisi lain, satu trainset dijadwalkan menjalani uji statis di Banyuwangi pada 20 April 2026 sebagai bagian dari kesiapan operasional.

Pengiriman ini merupakan bagian dari total 1.125 unit gerbong datar yang ditargetkan rampung hingga Juli 2026. Penambahan armada tersebut difokuskan untuk meningkatkan kapasitas angkutan barang di wilayah Sumatera Bagian Selatan, terutama dalam mendukung distribusi komoditas strategis seperti batu bara.

Seluruh gerbong diproduksi oleh PT INKA di Banyuwangi sejak 6 Juli 2025 dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi. Setiap trainset terdiri dari 60 unit gerbong tipe BM 54 ton dengan kapasitas angkut 15 ton per unit, sehingga satu rangkaian mampu membawa hingga 900 ton dalam sekali perjalanan.

Gerbong datar tipe BM 54 dirancang untuk mengangkut berbagai komoditas berat dan berdimensi besar, mulai dari kontainer, material konstruksi, hingga batu bara. Meningkatnya kebutuhan distribusi batu bara menjadikan moda kereta api semakin vital dalam menjaga kesinambungan pasokan energi nasional.

Kinerja angkutan batu bara KAI pun menunjukkan tren positif. Pada Maret 2026, volume angkutan tercatat mencapai 4.634.929 ton, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4.436.996 ton. Secara kumulatif, sepanjang Triwulan I 2026, volume angkutan batu bara telah menyentuh 12.075.002 ton.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penguatan sarana angkutan barang ini diarahkan untuk memastikan distribusi komoditas strategis berjalan konsisten dan tepat waktu.

“Penguatan sarana ini kami arahkan untuk menjamin distribusi batu bara bagi pembangkit listrik tetap terjaga. Di sisi lain, penggunaan produk dalam negeri menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai tambah bagi industri nasional,” ujar Anne dikutip Selasa (21/4/2026).

KAI mengalokasikan investasi sebesar Rp1,05 triliun untuk pengadaan 1.125 unit gerbong datar tersebut. Langkah ini dinilai strategis dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing angkutan barang berbasis rel, sekaligus mendorong pergeseran distribusi logistik ke moda yang lebih efisien dan rendah emisi.

Selain itu, pengadaan ini juga menjadi bagian dari target jangka panjang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2029, di mana angkutan batu bara ditargetkan mencapai 111,2 juta ton dan angkutan non-batu bara sebesar 10,9 juta ton.

“Melalui penguatan sarana ini, KAI terus memperluas perannya dalam sistem logistik nasional. Tidak hanya menjaga kelancaran distribusi barang dan pasokan energi, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kemajuan industri dalam negeri,” pungkas Anne.*

Pos terkait