SATUMEDIA.ID – Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal partai di tengah bergulirnya gugatan perkara 150 yang kini memasuki babak baru di persidangan.
Agenda sidang terbaru mengagendakan penyampaian jawaban dari pihak tergugat dan turut tergugat. Dalam keterangannya, Uu menyampaikan rasa syukur karena jawaban yang diajukan telah resmi diterima oleh majelis hakim.
“Alhamdulillah, jawaban kami sudah diterima oleh majelis hakim. Kami juga telah mengajukan gugatan balik terhadap pihak penggugat yang dinilai mengganggu partai,” ujar Uu Ruzhanul dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).
Menurut dia, langkah hukum tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga marwah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari berbagai upaya yang dinilai dapat merusak soliditas organisasi.
Uu menegaskan, seluruh kader PPP di Jawa Barat harus tetap bersatu dan tidak terpecah oleh dinamika yang ada. Ia mengajak seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk fokus pada agenda konsolidasi partai, khususnya pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang tengah berlangsung di berbagai daerah.
“Saya minta rekan-rekan DPC se-Jawa Barat tetap solid, kompak, dan fokus menyukseskan Muscab sesuai dengan AD/ART dan arahan Ketua Umum DPP PPP,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memperkeruh suasana internal partai di tengah proses konsolidasi yang disebutnya semakin masif dan menunjukkan perkembangan positif.
“Jangan ada lagi yang membuat gaduh. Konsolidasi PPP Jawa Barat sudah mulai menggembirakan. Jangan biarkan rumah kita ini diganggu oleh segelintir pihak yang tidak menginginkan PPP menjadi besar,” tegas Uu.
Gugatan perkara 150 ini menjadi perhatian internal partai, seiring upaya penguatan struktur dan konsolidasi yang tengah digencarkan PPP di Jawa Barat menjelang agenda politik mendatang.*
