Milad ke-75 KAMABA, Bupati Dony Ahmad Munir: Ikatan Aceh – Sumedang Tak Lekang oleh Sejarah

Ilustrasi pahlawan nasional Cut Nyak Dien.(Ilustrasi AI).**

SATUMEDIA.ID – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Silaturahmi Akbar, Halal Bihalal, sekaligus Milad ke-75 Keluarga Masyarakat Aceh Bandung (KAMABA) yang digelar di Gedung Negara, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan batin masyarakat Aceh dengan warga Sumedang.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang hadir dalam acara tersebut menegaskan, pertemuan ini memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia menyebutnya sebagai ruang temu sejarah, rasa, dan nilai-nilai kebersamaan.

“Ini bukan hanya silaturahmi, tetapi pertemuan yang menyatukan hati dan sejarah panjang antara Aceh dan Sumedang,” ujar Dony dikutip dari laman Pemkab Sumedang.

Menurutnya, hubungan kedua daerah tidak bisa dilepaskan dari jejak perjuangan bangsa, terutama melalui sosok pahlawan nasional Cut Nyak Dien yang dimakamkan di Sumedang. Kehadiran makam tersebut dinilai menjadi pengikat emosional yang kuat antara masyarakat Aceh dan Sumedang.

“Beliau adalah simbol keberanian dan keteguhan. Keberadaannya di Sumedang menjadi penghubung batin yang menyatukan kita semua,” katanya.

Dony pun menegaskan bahwa masyarakat Aceh yang tinggal di Sumedang merupakan bagian tak terpisahkan dari warga daerahnya. Ia memastikan Sumedang akan selalu terbuka dan menjadi rumah kedua bagi masyarakat Aceh.

“Tidak ada sekat. Warga Aceh di sini adalah keluarga kami sendiri,” ucapnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas budaya, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun pendidikan. Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan makam Cut Nyak Dien harus dimaknai lebih dalam sebagai warisan nilai perjuangan.

Dalam kesempatan itu, Dony menekankan tiga nilai utama yang patut diteladani dari sosok tersebut, yakni keberanian menghadapi tantangan, keteguhan dalam memegang prinsip, serta keikhlasan dalam berjuang.

“Nilai-nilai itu harus terus kita hidupkan sebagai bagian dari penghormatan terhadap jasa para pahlawan,” tuturnya.*