SATUMEDIA.ID – SMA Al Ma’soem menggelar pelepasan siswa SMA dan santri Pesantren Siswa Al Ma’soem (PSAM) Tahun Ajaran 2025-2026 di Dome Al Ma’soem, Jalan Raya Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (23/5/2026).
Momen kelulusan tahun ini terasa istimewa karena sebanyak tujuh lulusan berhasil diterima kuliah di universitas luar negeri di Rusia dan Turki.
Pelepasan tahun ini diikuti 240 siswa SMA yang seluruhnya dinyatakan lulus. Mereka terdiri dari 92 siswa peminatan kesehatan, 82 siswa teknik, dan 66 siswa sosial humaniora (soshum). Para lulusan tersebut juga menjadi angkatan kedua yang menuntaskan pendidikan dengan Kurikulum Merdeka.
Direktur Pendidikan Al Ma’soem, H. Ganjar Taufiq, S.Pd., M.M., menyampaikan capaian akademik siswa tahun ini cukup membanggakan. Selain diterima di berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi, sejumlah siswa juga berhasil menembus kampus luar negeri melalui jalur beasiswa maupun mandiri.
Sementara itu, Direktur Pesantren Siswa Al Ma’soem (PSAM), Asep Abdul Halim, S.Sos.I., M.M., menjelaskan sebanyak 91 santri dinyatakan lulus dari total 112 santri angkatan 2023-2024. Sebagian lainnya tidak memenuhi kriteria kelulusan pesantren atau mengundurkan diri.
Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Ceppy Nasahi Ma’soem, mengaku bangga dapat menyaksikan langsung pelepasan siswa dan santri tahun ini.
“Selamat kepada para alumnus yang dinyatakan lulus 100 persen dalam kegiatan pembelajaran di sekolah kita tercinta Al Ma’soem,” ujar Ceppy.
Ia mengungkapkan, dari 240 lulusan SMA Al Ma’soem, sebanyak 27 siswa diterima di program D-4 dan S-1 perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP. Kampus tujuan mereka antara lain Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, hingga Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
Selain itu, dua siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN 2026 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan dua siswa lainnya lolos jalur kelas internasional UPI 2026.
Prestasi paling mencuri perhatian datang dari tujuh siswa yang berhasil diterima kuliah di luar negeri. Empat di antaranya lolos melalui jalur beasiswa ke sejumlah universitas di Rusia, yakni Bauman Moscow State Technical University, HSE University, Ural Federal University, dan Tomsk University.
Sementara tiga siswa lainnya diterima melalui jalur mandiri di universitas Turki, yaitu Bahçeşehir University, Üsküdar University, dan Kastamonu University.
Menurut Ceppy, keberhasilan siswa menembus kampus luar negeri akan membuka peluang lebih besar bagi adik kelas mereka di masa mendatang.
“Kalau ananda berhasil kuliahnya lancar dan berprestasi, biasanya kuota untuk sekolah akan bertambah pada tahun berikutnya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Yayasan Al Ma’soem juga memberikan penghargaan Kategori Utama “Cageur, Bageur, Pinter” kepada sembilan alumnus SMA terbaik. Penghargaan tersebut diberikan kepada siswa dengan rekam jejak akademik, disiplin, dan akhlak terbaik selama menempuh pendidikan.
Untuk kategori santri PSAM, penghargaan utama diberikan kepada Muhammad Nur Haykal dan Fitri Afifah Al-Zahra. Penilaian mencakup berbagai aspek seperti nol poin pelanggaran, kehadiran penuh, prestasi kompetisi, hingga hafalan Al Quran minimal tiga juz.
Tak hanya itu, yayasan turut memberikan penghargaan khusus kepada tiga santri dengan hafalan Al Quran terbanyak, yakni Abrar Najib dengan hafalan 10 juz, Safira Khoirunnisa tujuh juz, dan Hamdalah Ali Habibi lima juz.
Di akhir acara, Ceppy juga menyampaikan bentuk apresiasi bagi keluarga alumnus penerima kategori utama. Adik kandung mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di SD, SMP, atau SMA Al Ma’soem akan memperoleh potongan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) sebesar 50 persen.*
