SATUMEDIA.ID – Jelang laga penutup Indonesia Super League 2025/2026 yang berpotensi mengantar Persib Bandung meraih gelar juara, aparat keamanan mulai bersiaga di sejumlah titik strategis wilayah Cimahi dan Bandung Barat, Sabtu (23/5/2026).
Sebanyak 300 personel diterjunkan Polres Cimahi untuk mengantisipasi lonjakan arus konvoi Bobotoh usai pertandingan melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, pengamanan dipusatkan di jalur-jalur penghubung utama yang selama ini menjadi lintasan massa suporter, mulai dari kawasan Cibeureum, Cimindi hingga Setiabudi.
“Jalur tersebut menjadi fokus pengamanan karena biasanya dipadati massa yang melakukan konvoi antarwilayah setelah pertandingan Persib,” kata Niko, Sabtu.
Ia menuturkan, personel akan berjaga selama dua hari penuh untuk memastikan situasi tetap aman dan lalu lintas masyarakat tetap terkendali di tengah euforia kemenangan yang diperkirakan membludak.
Tak hanya mengantisipasi konvoi Bobotoh, kepolisian juga memetakan potensi kepadatan akibat agenda hiburan lain yang berlangsung bersamaan di wilayah Bandung Barat.
“Kami juga mengantisipasi adanya kegiatan konvoi musik di kawasan Eldorado agar tidak terjadi penumpukan maupun gesekan di jalan raya,” ujarnya.
Niko menegaskan, pihaknya tidak melarang masyarakat merayakan kemenangan Persib. Namun, ia meminta perayaan dilakukan secara tertib dan tidak merugikan pengguna jalan lain.
Polisi, kata dia, akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran seperti aksi anarkistis, provokasi, sweeping kendaraan, hingga tindakan yang membahayakan keselamatan warga.
“Silakan rayakan kemenangan dengan gembira, tetapi tetap jaga ketertiban dan hormati pengguna jalan lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengajak Bobotoh menjadikan momen perayaan gelar juara sebagai pesta yang aman dan berkelas.
Menurut Jeje, pemerintah daerah bersama aparat keamanan telah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif.
“Kami ingin masyarakat bisa merayakan dengan nyaman. Karena itu, kami mengimbau agar konvoi dilakukan secara aman, tertib, dan tidak berlebihan,” kata Jeje.*




