Okupansi Whoosh Tembus 80 Persen, Penumpang Diminta Bijak Gunakan Fasilitas Stop Kontak

KCIC juga mengingatkan penumpang untuk menggunakan fasilitas pengisian daya atau stop kontak di stasiun dan kereta secara bijak demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.(Dok.KCIC).**

SATUMEDIA.ID – Lonjakan penumpang Kereta Cepat Whoosh terjadi selama libur panjang Hari Lahir Pancasila. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, PT KCIC juga mengingatkan penumpang untuk menggunakan fasilitas pengisian daya atau stop kontak di stasiun dan kereta secara bijak demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Hingga Sabtu (30/5/2026) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Whoosh telah mencapai sekitar 12 ribu tiket. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi sekitar 20 ribu penumpang hingga akhir hari atau naik sekitar 15 persen dibandingkan volume penumpang pada hari biasa.

Tingginya minat masyarakat bepergian selama long weekend terlihat dari tingkat okupansi keberangkatan di Stasiun Halim. Sejumlah perjalanan pada pukul 07.00 hingga 12.00 WIB tercatat telah terisi lebih dari 80 persen.

Mayoritas penumpang memanfaatkan layanan Whoosh untuk perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan sekitarnya guna mengisi waktu liburan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan meningkatnya mobilitas masyarakat turut dibarengi dengan tingginya pemanfaatan berbagai fasilitas yang tersedia di stasiun maupun di dalam kereta, termasuk layanan pengisian daya perangkat elektronik.

“Whoosh menyediakan berbagai fasilitas pendukung kebutuhan perjalanan penumpang, salah satunya layanan pengisian daya atau stop kontak di area ruang tunggu stasiun maupun di dalam kereta untuk berbagai perangkat penumpang,” ujar Eva.

Menurut Eva, fasilitas stop kontak tersebut dapat digunakan untuk mengisi daya berbagai perangkat elektronik pribadi seperti telepon genggam, laptop, tablet, hingga power bank dengan kebutuhan daya yang wajar.

Namun, KCIC mengingatkan agar fasilitas tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Penumpang tidak diperkenankan menggunakan terminal listrik tambahan, perangkat berdaya besar, perangkat hasil modifikasi, maupun penggunaan lain yang berpotensi mengganggu keselamatan, operasional perjalanan, dan kenyamanan pengguna lain.

Selain itu, penumpang juga diminta tidak mencabut perangkat milik pengguna lain secara paksa serta tidak meninggalkan perangkat elektronik yang sedang diisi daya tanpa pengawasan.

Eva menegaskan, fasilitas pengisian daya disediakan untuk menunjang kebutuhan penumpang selama perjalanan sehingga penggunaannya perlu dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Fasilitas stop kontak di stasiun dan Whoosh disediakan untuk mendukung kebutuhan perangkat pribadi penumpang selama perjalanan. Kami mengajak seluruh penumpang untuk menggunakan fasilitas pengisian daya secara bijak dan saling menghormati sesama pengguna,” kata Eva.

Dengan tingginya okupansi selama libur panjang ini, KCIC memperkirakan arus penumpang Whoosh masih akan tetap ramai hingga berakhirnya periode liburan Hari Lahir Pancasila.*

Pos terkait