SATUMEDIA.ID – Keikutsertaan Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two 2026–27 dinilai bukan sekadar soal prestasi di lapangan hijau. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melihat momentum tersebut sebagai peluang besar untuk mengangkat citra Kota Bandung ke level internasional.
Farhan mengatakan, tampilnya Persib di kompetisi Asia akan menghadirkan tantangan baru, terutama dalam meningkatkan kualitas stadion dan fasilitas pertandingan agar memenuhi standar yang ditetapkan Asian Football Confederation (AFC).
“Kalau kita di AFC berarti Persib akan bermain kandang di Kota Bandung. Ini jadi peluang untuk kita bersama-sama belajar meningkatkan kualitas GBLA agar memenuhi standar internasional atau standar AFC,” kata Farhan dikutip dari laman Pemkot Bandung, Sabtu (30/5/2026).
Menurut dia, proses pemenuhan standar AFC bukan perkara mudah. Pengalaman renovasi Stadion Si Jalak Harupat untuk kebutuhan kompetisi internasional di masa lalu menjadi gambaran besarnya tuntutan yang harus dipenuhi.
Meski demikian, Farhan menilai tantangan tersebut sebanding dengan manfaat yang bisa diperoleh Kota Bandung. Ia menyebut keberhasilan Persib di level Asia berpotensi memberikan eksposur internasional yang sangat besar bagi kota berjuluk Paris van Java tersebut.
“Kenapa penting kita menang dan berjaya di Liga Asia? Karena eksposur internasional. Kalau eksposur internasionalnya bagus, itu bisa jadi modal untuk membangun city branding,” ujarnya.
Lebih jauh, Farhan mengaitkan peluang itu dengan rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Menurutnya, kombinasi antara prestasi Persib di panggung Asia dan kembali beroperasinya bandara tersebut akan menjadi modal kuat untuk meningkatkan daya tarik Kota Bandung di mata dunia.
“Kalau city branding berhasil, apalagi Bandara Husein diaktifkan lagi, wah paket komplit,” ucapnya.
Farhan berharap langkah Persib di ACL Two musim depan tidak hanya menghadirkan kebanggaan bagi Bobotoh dan warga Bandung, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor strategis daerah.
Ia meyakini eksposur internasional yang dibawa Persib dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga investasi yang pada akhirnya berkontribusi terhadap perekonomian Kota Bandung.
“Harapan saya Persib bisa jadi kebanggaan bagi warga Bandung serta bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif hingga investasi,” tuturnya.*





